Celebrity endorser merupakan pendukung dari suatu produk yang
berperan sebagai penyampai pesan untuk memperkuat citra sebuah merek atau
produk. Endorser menurut Terence A. Shimp (2003) adalah pendukung iklan
atau yang dikenal juga sebagai bintang iklan dalam mendukung iklan
produknya. Shimp membagi endorser dalam 2 (dua) jenis, yaitu Typical-
Person Endorser yang merupakan orang-orang biasa yang tidak terkenal untuk
mengiklankan suatu produk, dan Celebrity endorser yang merupakan
penggunaan orang terkenal (Public Figure) dalam mendukung suatu iklan.
Kedua jenis endorser di atas memiliki atribut dan karakteristik yang sama tetapi
dibedakan hanya dalam penggunaan orang sebagai pendukungnya, apakah
tokoh yang digunakan seorang tokoh terkenal atau tidak. Pemakaian selebriti
dipilih terutama dari dunia showbiz dan amat disukai oleh para agen
periklanan.
Kemungkinan sebanyak 1/4 dari semua iklan menggunakan selebriti
(Shimp). Menurut Sumarwan (2004:258) pembelian produk dan jasa serta
pemilihan merek, para selebriti bisa memiliki pengaruh kuat kepada konsumen.
Selebriti bisa menjadi alat pemasaran suatu produk yang sangat penting, daya
tariknya yang luar biasa dan memiliki penggemar yang banyak bisa menjadi
hal yang tidak dimiliki orang lain.
Menurut Schiffman dan Kanuk (2010), daya tarik selebriti digunakan
dengan sangat efektif oleh para pemasang iklan untuk berkomunikasi dengan
pasar-pasar mereka. Para selebriti dapat menjadi kekuatan yang berpengaruh
dalam menimbulkan minat atau tindakan yang berhubungan dengan pembelian
atau penggunaan barang-barang dan jasa-jasa yang dipilih. Identifikasi tersebut
didasarkan pada kekaguman (terhadap seorang atlet), aspirasi (seorang selebriti
atau terhadap suatu gaya hidup), empati (terhadap seseorang atau situasi), atau
pada pengakuan (terhadap seseorang sejati atau meniru-niru atau terhadap
suatu situasi).
