Alfian B, (2012: 26) mengemukakan faktor-faktor terbentuknya citra
merek atara lain:
- Keunggulan produk merupakan salah satu faktor pembentuk BrandImage,
dimana produk tersebut unggul dalam persaingan. Karena keunggulan kualitas
dan ciri khas itulah yang menyebabkan suatu produk mempunyai daya tarik
tersendiri bagi konsumen. Favorability of brand association adalah asosiasi
merek dimana konsumen percaya bahwa atribut dan manfaat yang diberikan
oleh merek akan dapat memenuhi atau memuaskan kebutuhan dan keinginan
mereka sehingga mereka membentuk sikap positif terhadap merek. - Kekuatan merek merupakan asosiasi merek tergantung pada bagaimana
informasi masuk kedalam ingatan konsumen dan bagaimana proses bertahan
sebagai bagian dari citra merek. Kekuatan asosiasi merek ini merupakan fungsi
dari jumlah pengolahan informasi yang diterima pada proses ecoding. Ketika
seorang konsumen secara aktif menguraikan arti informasi suatu produk atau
jasa maka akan tercipta asosiasi yang semakin kuat pada ingatan konsumen.
Pentingnya asosiasi merek pada ingatan konsumen tergantung pada bagaimana
suatu merek tersebut dipertimbangkan. Dalam membuat kekuatan asosiasi
merek dapat melalui bauran promosi komunikasi pemasaran (promotion mix).
Bauran promosi adalah kombinasi dari penjualan tatap muka, periklanan,
promosi penjualan, publisitas dan hubungan yang membantu pencapaian
tujuan penjualan. - Keunikan merek adalah asosiasi terhadap suatu merek mau tidak mau harus
terbagi dengan merek-merek lain. Oleh karena itu, harus diciptakan
keunggulan bersaing yang dapat dijadikan alasan bagi konsumen untuk
memilih suatu merek tertentu. Dengan memposisikan merek lebih mengarah
kepada pengalaman atau keuntungan diri dari image produk tersebut. Dari
perbedaan yang ada, baik dari produk, pelayanan, personil, dan saluran yang
diharapkan memberikan perbedaan dari pesaingnya, yang dapat memberikan
keuntungan bagi produsen dan konsumen.
