Dalam mencari dan menumbuhkan minat beli konsumen, terlebih dahulu harus
memahami bagaimana konsumen berkeputusan. Dalam penelitian Lin (2013;746)
Niat beli dianggap sebagai niat perilaku konsumen setelah menerima iklan.
Zeithaml (1988) dalam penelitian Lin (2013; 746) menunjukkan bahwa minat beli
konsumen sering ditentukan oleh keuntungan yang dirasakan dan nilai. Dodds etal
(1991) dalam penelitian Lin (2013; 746) menunjukkan minat beli sebagai
kemungkinan berniat untuk membeli produk, sebagai probabilitas, kemungkinan,
dan niat pelanggan bersedia untuk membeli produk.
Lin (2009) dalam penelitian Lin (2013; 746) mendefinisikan niat beli sebagai
probabilitas respon pelanggan membeli produk tertentu. He dan Hu (2008) dalam
penelitian Lin (2013; 746) menjelaskan bahwa minat beli adalah transaksi setelah
konsumen mengevaluasi produk secara keseluruhan, yaitu sikap terhadap perilaku
pembelian. Zeithaml (1988) dalam penelitian Lin (2013; 746) menunjukkan
bahwa minat beli konsumen akan terpengaruh oleh individu intrinsik dan
ekstrinsik karakter, nilai obyektif, persepsi kualitas, dan persepsi nilai
