Menurut (Peter & Olson, 2014) harga merupakan biaya yang di korbankan
konsumen (uang, waktu, aktivitas, kognitif dan upaya perilaku) untuk ditukarkan
dengan nilai atau utilitas yang ditawarkan pada suatu produk. Sedangkan, menurut
(Kotler & Armstrong, 2008) menyatakan bahwa harga merupakan suatu elemen
dari bauran pemasaran yang paling fleksibel seperti pada fitur produk, dan
komitmen penyalur, dan harga dapat berubah dengan cepat. (Nitisemito, 2007)
mendefinisikan bahwa harga ialah nilai suatu produk baik barang atau jasa yang
diukur dengan sejumlah uang yang disesuaikan dengan nilai tersebut dimana
penjual rela melepaskan barang dan jasa ke konsumen dengan menggunakan uang
sebagai alat tukarnya. Menurut (Wardani, Paramita, & Minarsih, 2016)harga
merupakan satuan moneter yang didgunakan sebagai alat tukar yang fleksibel dan
dapat berubah sewaktu-waktu. Sedangkan, (Tjiptono, 2014) menyatakan bahwa
harga merupakan sejumlah uang atau satuan moneter dan atau ukuran lainnya
(termasuk barang dan jasa lainnya) yang ditukarkan agar memperoleh hak
kepemilikan atau penggunaan suatu barang atau jasa oleh konsumen.
Jadi harga adalah besarnya sejumlah biaya, satuan ukuran atau
pengorbanan yang dikeluarkan oleh konsumen untuk mendapatkan atau
menggunakan suatu produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya
dengan alat tukarnya biasa menggunakan uang. Oleh karena itu penetapan harga
dibuat dengan berbagai variasi dan kualitas dari produk atau pelayanan jasa yang
diterima oleh konsumen. Namun, ada suatu produk yang memiliki variasi banyak
dengan penetapan harga yang sama, maka akan muncul persepsi kesamaan
kualitas yang mencerminkan variasi suatu produk secara horizontal. Dan dapat
juga digunakan untuk variasi produk dengan adanya kualitas bertingkat yang
secara vertical.
