Menurut Kotler dan Keller (2016) indikator utama membentuk citra
sebuah antara lain :
- Kekuatan asosiasi merek (Strengh of brand association)
Berfokus pada informasi tentang suatu merek pada benak konsumen
dapat bertahan yang tercermin dari citra merek suatu perusahaan. - Keuntungan asosiasi merek (Favourability of brand association)
Suatu tahap ketika asosiasi merek yang menguntungkan terbentuk,
dimana pada kodisi tersebut konsumen yakin pada suatu merek yang
mampu memenuhi keinginan serta kebutuhan konsumen. - Keunikan asosiasi merek (Uniqueness of brand association)
Dalam memperoleh keunggulan bersaing suatu merek harus
mempunyai ciri khas atau keunikan tersendiri dari produknya.
Keunikan tersebut dapat berupa atribut produk, kegunaan produk atau
citra yang diraskan konsumen
