Indikator pemberdayaan masyarakat menunjukkan tingkat
keberdayaan sebagai hasil dari program pemberdayaan masyarakat secara
langsung dan tidak langsung. Wasistiono menyatakan empat kriteria
pemberdayaan masyarakat (2005 : 86) yaitu:
1) Tingkat kesadaran dan keinginan untuk berubah (power within),
2) Kemampuan untuk memperoleh akses (power to),
3) Kemampuan untuk menghadapi hambatan (power over), dan
4) Kemampuan untuk membangun kerja sama dan solidaritas
(power with).
Parameter kekuatan dalam secara konseptual disusun secara bertahap;
parameter ini adalah yang tertinggi dari tiga parameter lainnya. Konsep
pemberdayaan masyarakat berpendapat bahwa program pemberdayaan
masyarakat baru hanya dapat berhasil jika mereka dapat memanfaatkan
kekuatan dengan kelompok sasaran mereka. Namun, parameter lain,
termasuk tingkatannya yang lebih rendah, dianggap sebagai titik awal untuk
mewujudkan kekuatan. (Wasistiono, 2005: 86)
