Kepuasaan hidup dapat didefinisikan sebagai “sejauh mana
pengalaman hidup individu memenuhi keinginan dan kebutuhan, baik secara
fisik dan psikologis” Demerouti, (2000 dalam O’Sullivan, 2011). Sedangkan
Diener et al., (1985 dalam Khan et al., 2015) mendefinisikan kepuasan hidup
sebagai penilaian menyeluruh terhadap kualitas kehidupan seseorang
berdasarkan kriteria-kriteria yang ditetapkannya sendiri.
Sedangkan Diener, (1984 dalam Khan et al., 2015) menegaskan
seseorang itu perlu melihat kepada aspek kepuasan hidupnya secara kognitif
dan menyeluruh. Menurut (Pavot dan Diener, 2013) menyatakan kepuasan
hidup sebagai penilaian secara keseluruhan terhadap perasaan dan sikap
seseorang berkaitan dengan kehidupannya pada suatu waktu. Sementara itu
(Lyubomirsky & Diener, 2006) menyatakan kepuasan hidup seseorang itu
merujuk kepada penerimaan seseorang terhadap keadaan kehidupannya serta
sejauh mana seseorang itu dapat memenuhi apa yang dikehendakinya secara
menyeluruh.
