Efikasi diri merupakan keyakinan seseorang
terhadap dirinya akan mampu melaksanakan tingkah laku
yang diperlukan dalam suatu tugas yang dipengaruhi oleh
banyak faktor. Beberapa faktor yang dapat
mempengaruhi efikasi diri menurut Azwar (1996) bahwa
efikasi diri yang diperspektifkan oleh individu merupakan
salah satu faktor penentu keberhasilan dalam
performansi yang akan datang dan kemudian dapat pula
menjadi faktor yang ditentukan oleh pola keberhasilan
atau kegagalan performasi yang pernah dialami.
Faktor-faktor lain yang mempengaruhi efikasi diri
menurut Bandura (1986) mengemukakan bahwa efikasi
diri dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
a. Sifat tugas yang dihadapi. Situasi-situasi atau
jenis tugas tertentu menuntut kinerja yang
lebih sulit dan berat daripada situasi tugas
yang lain.
b. Insentif eksternal. Insentif berupa hadiah
(reward) yang diberikan oleh orang lain untuk
merefleksikan keberhasilan seseorang dalam
menguasi atau melaksanakan suatu tugas
(competence contigen insentif). Misalnya
pemberian pujian, materi, dan lainnya.
c. Status atau peran individu dalam lingkungan.
Derajat status sosial seseorang
mempengaruhi penghargaan dari orang lain
dan rasa percaya dirinya.
d. Informasi tentang kemampuan diri. Efikasi diri
seseorang akan meningkat atau menurun jika
ia mendapat informasi yang positif atau
negatif tentang dirinya.
