Manfaat manajemen kinerja menurut Kaswan (2016: 4), memiliki
beberapa manfaat:
(1) perbaikan kinerja dalam rangka mencapai keefektifan organisasi, tim,
dan individu
(2) Pengembangan karyawan dalam hal kompetensi dan kapabilitas
individu serta tim
(3) Pemuasan kebutuhan dan harapan semua stakeholder organisasi
(4) Komunikasi dan keterlibatan manajer dengan karyawan
(5) Memastikan setiap pekerjaan karyawan berkontribusi bagi sasaran
kelompok kerja.
Tujuan manajemen kinerja menurut Kaswan (2016: 20), dirancang
untuk mencapai satu atau lebih dari tiga tujuan utama:
(1) Mendorong pencapaian dan peningkatan hasil bisnis
(2) Mengembangkan kapabilitas organisasi dan individu
(3) Menentukan perbedaan tingkat kinerja karyawan sebagai sarana untuk
menentukan imbalan, baik berupa kompensasi, penugasan khusus,
maupun penghargaan dalam bentuk lainnya.
Manajemen kinerja menurut Arif Yusuf Hamali (2016: 99), bertujuan
mengembangkan sejumlah aspek kinerja:
(1) Manajemen kinerja berupaya mencapai tujuan yang telah ditetapkan
oleh organisasi atau perusahaan. Tujuan tersebut dicapai melalui
partisipasi individu karyawan berupa kinerja karyawan
(2) Manajemen kinerja berupaya menciptakan dan meningkatkan
pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi karyawan secara terusmenerus
(3) Manajemen kinerja berupaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas
proses pencapaian tujuan
(4) Manajemen kinerja mengukur kinerja individu karyawan, tim kerja dan
kinerja perusahaan secara periodik
