Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lainnya
yang dilakukan pada saat ini, dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa yang
akan datang (Tandelilin, 2010: 2). Keputusan investasi merupakan suatu keputusan
atau kebijakan yang diambil untuk menanamkan modal pada satu atau lebih aset
untuk menghasilkan keuntungan di masa yang akan datang (Anggraini et al.).
Menurut Hardiati (2021) keputusan investasi dapat disimpulkan melalui definisi
keputusan pembelian yaitu perilaku konsumen baik individu maupun kelompok
dalam menentukan suatu pilihan mengenai produk investasi yang dibeli dan dapat
memuskan kebutuhan serta keinginan konsumen. Dapat disimpulan bahwa
keputusan investasi merupakan keputusan individu maupun kelompok untuk
menanamkan sejumlah dana pada satu atau lebih aset yang dilakukan saat ini untuk
memperoleh keuntungan di masa yang akan datang.
Menurut Tandelilin (2010: 9) hal dasar dalam proses keputusan investasi
adalah pemahaman hubungan antara return yang diharapkan dan risiko dari suatu
investasi. Hubungan return dan risiko dari suatu investasi merupakan hubungan
yang searah atau linier. Artinya semakin besar return yang diharapkan maka
semakin besar pula tingkat risiko yang harus dipertimbangkan. Maka, disamping
memperhatikan return yang tinggi, investor juga harus memperhatikan tingkat
risiko yang harus ditanggung.
