Insentif


Insentif merupakan sesuatu yang merangsang minat untuk bekerja. Menurut
Mangkunegara (2013), insentif adalah suatu bentuk motivasi yang dinyatakan
dalam bentuk uang atas dasar kinerja yang tinggi dan juga merupakan rasa
pengakuan dari pihak organisasi terhadap kinerja pegawai dan kontribusi terhadap
organisasi (perusahaan). Istilah sistem insentif pada umumnya digunakan untuk
menggambarkan rencana-rencana pembayaran upah yang dikaitkan secara
langsung atau tidak langsung dengan berbagai standar kinerja pegawai atau
profitabilitas organisasi. Pada dasarnya, insentif adalah dorongan pada seseorang
agar mau bekerja dengan baik dan agar lebih dapat mencapai tingkat kinerja yang
lebih tinggi sehingga dapat membangkitkan gairah kerja dan motivasi seorang
pegawai, jadi seseorang mau bekerja dengan baik apabila dalam dirinya terdapat
motivasi, yang menjadi masalah adalah bagaimana pula menciptakan gairah kerja
dan motivasinya, sebab walaupun motivasi sudah terbentuk apabila tidak disertai
dengan gairah kerjanya maka tetap saja pegawai tersebut tidak akan bisa bekerja
sesuai yang diharapkan. Insentif digolongkan dalam dua kelompok utama yaitu
insentif individu dan insentif kelompok, akan tetapi PT Pelindo cabang Boom Baru
Palembang memberikan insentif secara individu dan berdasarkan tingkat
keberhasilan masing-masing individu.
Faktor – faktor yang memengaruhi insentif menurut Dessler (2015), yaitu:
a. Kondisi dan kemampuan dari perusahaan
b. Kemampuan, kreatifitas, serta prestasi dari pegawai
c. Keadaan ekonomi suatu Negara, dan
d. Tingkat produktivitas perusahaan