Indikator Persepsi Dukungan Organisasi


Rhoades dan Eisenberger dalam Putra dan Sriathi (2017) mengemukakan
indikator untuk mengukur persepsi dukungan organisasi antara lain:

  1. Adanya penghargaan dari organisasi dengan segala pekerjaan yang
    dilakukan oleh karyawan;
  2. Adanya penghargaan dari organisasi dengan segala usaha yang telah
    karyawan berikan terhadap perusahaan;
  3. Adanya perhatian dari organisasi untuk berbagai keluhan dari karywan
    mengenai pekerjaan maupun kehidupan pribadinya;
  4. Adanya kepedulian dari organisasi tentang bagaimana kesejahteraan
    karyawan;
  5. Organisasi akan memberitahu karyawan pada saat mereka melakukan
    kesalahan dalam bekerja;
  6. Adanya kepedulian dari organisasi tentang kepuasan karyawan dalam
    pekerjaannya;
  7. Adanya perhatian dari organisasi; dan
  8. Organisasi bangga atas segala pencapaian karyawan dalam bekerja.
    Allen dan Brady dalam Prasetyo (2016) mengemukakan indikator persepsi
    dukungan organisasi yakni:
  9. Sikap organisasi terhadap ide-ide karyawan dengan menerima pendapat
    atau masukan yang karyawan sampaikan serta memasukkan ide dari
    pegawai untuk kebaikan kemajuan organisasi.
  10. Sikap pada masalah yang dihadapi karyawan dimana supervisor mau
    mendengarkan keluhan karyawan dan mau membantu karyawan agar
    merasa dipedulikan.
  11. Sikap pada kesejahteraan dan kesehatan karyawan dimana organisasi
    memberikan penghargaan terhadap karyawan berupa reward dan
    memberikan perhatian bagi kesehatan karyawan seperti memberikan
    jaminan kesehatan.
    Sedangkan Robbins dan Judge dalam Sari (2019) mengemukakan
    indikator persepsi dukungan organisasi yaitu:
  12. Penghargaan, dimana organisasi memberikan reward terhadap
    karyawan baik berupa gaji maupun kenaikan pangkat serta adanya
    penghargaan berupa motivasi dari supervisor.
  13. Kepedulian, adanya bentuk rasa simpati supervisor terhadap karyawan
    dalam bentuk pertolongan atau perhatian.
  14. Kesejahteraan, karyawan dapat merasa sejahtera apabila mereka
    mendapatkan perlindungan baik berupa jaminan kesehatan maupun
    berbentuk salary atau bonus.