- Asas Mengikutsertakan
Driving State
Goal
Instrumentral Behaviour
Motivasi untuk mencapai hasil-hasil akan bertambah,
jika kepada para bawahan diberikan kesempatan untuk
memberikan ide-ide, rekomendasi-rekomendasi, maka
mereka merasa ikut bertanggung jawab atas tercapainya
tujuan tersebut. Dengan demikian kegairahan kerja dapat
ditingkatkan. - Asas Komunikasi
Motivasi untuk mencapai hasil-hasil cenderung
meningkat jika bawahan diberitahu tentang soal-soal yang
mempengaruhi hasil-hasil itu. Pada dasarnya semakin
banyak seseorang mengetahui suatu soal, semakin banyak
pula minat dan perhatiannya terhadap hal tersebut. Jika
seorang pemimpin secara nyata berikhtiar untuk senantiasa
memberikan informasi kepada bawahannya, misalnya ia
berkata: “Saya rasa saudara orang penting, saya hendak
memastikan bahwa saudara mengetahui apa yang sedang
terjadi“, maka bawahan akan merasa dihargai dan akan giat
bekerja. - Asas Pengakuan
Motivasi untuk mencapai hasil-hasil cenderung
meningkat, jika kepada bawahan diberikan pengakuan atas
sumbangannya terhadap hasil-hasil yang dicapai. Bawahan
akan bekerja keras dan rajin bila mereka terus-menerus
mendapat pengakuan dan kepuasan dari usaha-usahanya.
Jika kita memberi pujian kepada seseorang yang patut
menerimanya, maka seakan-akan ditegaskan bahwa kita
menganggapnya seorang anggota regu yang penting dan
yang patut dihargai. Pengakuan dan pujian harus di berikan
dengan ikhlas, apalagi kalau pengakuan dan pujian itu
diberikan di depan umum, maka artinya akan dua kali lipat. - Asas Wewenang Yang Didelegasikan
Motivasi untuk mencapai hasil-hasil akan bertambah
kalau bawahan diberikan wewenang untuk mengambil
keputusan keputusan yang mempengaruhi hasil-hasil itu.
Jika atasan memberikan bawahan, “Ini suatu pekerjaan,
saudara dapat mengambil keputusan sendiri bagaimana
harus melakukannya“, maka dengan tindakan ini kita
menyatakan dengan jelas bahwa mereka adalah bawahan
yang cakap dan penting. Pemimpin yang paling cakap
adalah seseorang yang mendelegasikan sebanyak mungkin
wewenang dan menghindari pengendalian yang teliti atau
terperinci. Pola delegasi tersebar dari pucuk pimpinan
sampai ke bawahan di dalam organisasi. Iklim yang terdapat
di pucuk organisasi condong merembes dengan cepat ke
tingkat tingkat bawahan. Memberikan bawahan wewenang
untuk mengambil keputusan-keputusan sendiri berarti
memperlengkapinya dengan kepentingan atas hasil-hasil
yang dicapainya. Tidak ada kekuatan pendorong yang lebih
besar dari pada menjadikan bawahan bertanggung jawab
atas sebagian usaha, memberikan wewenang kepadanya
untuk mengambil keputusankeputusan yang membawa hasil
atau kegagalan dan memberikan ganjaran berdasarkan
prestasinya. - Asas Perhatian Timbal Balik
Para bawahan biasanya akan dapat di motivasikan
untuk mencapai hasil-hasil yang kita inginkan, sejauh kita
menaruh minat terhadap hasil-hasil yang mereka inginkan.
Asas ini menyatakan bahwa kita akan hanya memperoleh
sedikit motivasi bila selalu ditekankan betapa pentingnya
bagi orang-orang lain untuk mencapai tujuan-tujuan kita,
tujuan-tujuan dari suatu bagian atau seluruh perusahaan.
Betapapun pentingnya tujuan-tujuan ini biasanya tidak
secara mendalam mempengaruhi mereka.
