menurut Organ et al (2006) adalah perilaku karyawan yang
dilakukan dengan sukarela, tulus, senang hati tanpa harus diperintah. Perilaku
tersebut adalah yang dipilih secara bebas oleh individu dimana perilaku tersebut
tidak secara langsung atau eksplisit diakui oleh sistem imbalan formal dan secara
agregat meningkatkan fungsi organisasi. Sedangkan menurut Podsakoff et al
(2005) OCB merupakan konstribusi individu yang dalam melebihi tuntutan peran
di tempat kerja dan di reward oleh kinerja tugas. OCB ini melibatkan beberapa
perilaku meliputi perilaku untuk menolong rekan kerja, menjadi volunteer untuk
tugas-tugas ekstra, patuh terhadap aturan dan prosedur diperusahaan dan lain lain.
Perilaku ini menggambarkan nilai tambah karyawan yang merupakan salah satu
bentuk perilaku prososial, yaitu perilaku sosial yang positif (Podsakoff et al,
2005) Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa OCB adalah suatu kondisi yang
muncul dari perasaan senang yang dirasakan oleh karyawan, karena mendapatkan
atau diberi sesuatu yang diinginkan atau dibutuhkan sehingga dapat menciptakan
prilaku baik karyawan dalam bekerja, seperti perasaan sukarela, tulus, senang hati,
ataupun perasaan lebih bersemangat dalam bekerja demi kepentingan perusahaan
dan dirinya sendiri.
