Menurut Hasibuan (2008) ada beberapa model motivasi adalam
organisasi yang akan diklasifikasikan yaitu:
a. Model trasdisional
Model ini mengemukakan bahwa untuk memotivasi bawahan agar
gairah pekerjaannya meningkat akan dilakukan dengan system insentif
yaitu memberikan insentif material kepada karyawan yang berprestasi
baik, semakin berprestasi maka semakin banyak jasa yang diterimanya,
jadi motivasi bawahan itu untuk mendapatkan insentif (uang, barang, jasa).
b. Model hubungan manusia
Model ini mengemukakan bahwa untuk memotivasi karyawan agar
gairah kerjanya meningkat dilakukan dengan mengakui kebutuhan sosial
mereka dan membuat mereka merasa berguna dan penting, sebagai
akibatnya karyawan mendapatkan beberapa kebebasan membuat
keputusan dan kreativitas dalam melakukan pekerjaanya. Dengan
memperhatikan kebutuhan material dan non material karyawan, motivasi
kerjanya akanmeningkat pula.Dengan demikian memperhatikan kebutuhan
material dam non material maka motivasi kerja akan meningkat
c. Model sumber daya manusia
Model sumber daya manusia ini mengemukakan bahwa untuk
karyawan dimotivasi oleh banyak faktor, bukan hanya uang dan upah
barang dan produktivitas kerja, tetapi kebutuhan akan pencapaian kerja
yang baik, karyawan cenderung memperoleh motivasi kerjanya yang baik,
karyawan bukanlah berprestasi baik karena adanya produktivitas yang baik
pula, melainkan termotivasi oleh rasa tanggung jawab yang lebih luas
untuk membuat keputusan dalam melaksanakan tugas-tugasnya
