Keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, atau yang dikenal
sebagai Work-Life Balance, menjadi salah satu hal penting dalam menciptakan
kesejahteraan karyawan. Ketika waktu dan energi dapat dikelola dengan baik,
hubungan harmonis antara tanggung jawab profesional dan kebutuhan pribadi,H4
karyawan merasa lebih termotivasi dalam melakukan pekerjaan. Kumbhar (2024)
yang menyatakan bahwa Work-Life Balance dapat meningkatkan kepuasan kerja,
membantu mereka merasa lebih nyaman dan berkomitmen terhadap pekerjaan.
Grace Maddie Kamara, Mehmet Yeşiltaş, Abdulai Alpha Jalloh (2023) juga
mendukung pandangan ini, Work-Life Balance berpengaruh terhadap kepuasan
kerja, menciptakan hubungan emosional yang lebih kuat antara karyawan dan
tempat kerja. Kemudian Jayamanne & Kaluarachchige (2024) juga menyoroti
bahwa Work-Life Balance tidak hanya meningkatkan kepuasan kerja secara
langsung, tetapi juga berperan dalam mengurangi tekanan psikologis yang dapat
meningkatkan semangat kerja. Keseimbangan ini menjadi hal penting bagi
karyawan dan perusahaan agar terciptanya hubungan yang harmonis, yang pada
akhirnya memperkuat loyalitas dan kinerja mereka
