.
Teori ini diperkenalkan pertama kali oleh Hackman dan Oldham (Anderson, 2005).
Teori ini berpendapat bahwa suatu pekerjaan didalamnya berisi karakteristik motivasi
berasal dari dalam (instrinsik) yang dapat menimbulkan kepuasan kerja, bahkan hasil
positif pekerjaan lainnya, seperti meningkatnya prestasi kerja dan menurunnya
turnover anggota organisasi. Teori ini berfokus pada lima karakteristik pekerjaan,
antara lain variety, identity, significance, autonomy, dan feedback. Variety adalah
sejauh mana suatu pekerjaan memungkinkan anggota organisasi untuk melakukan
tugas yang berbeda dengan melibatkan keterampilan dan bakat anggota organisasi.
Identity adalah sejauh mana anggota organisasi memandang pekerjaannya dari awal
sampai akhir hingga memperlihatkan hasil yang nyata. Significance adalah sejauh
mana pekerjaan memiliki dampak pada kehidupan anggota organisasi atau orang lain
pada umumnya. Autonomy adalah sejauh mana pekerjaan tersebut memberi
kebebasan, kemandirian, dan kebijaksanaan individu dalam melakukan pekerjaannya.
Dan feedback adalah sejauh mana pekerjaan yang dilakukan anggota organisasi
memberikan umpan balik mengenai seberapa baik kinerja yang telah anggota
organisasi lakukan
