Just in Time atau JIT merupakan filosofi operasi yang menekankan penyediaan bahan, komponen, atau produk pada waktu yang tepat, dalam jumlah yang tepat, dan pada lokasi yang tepat. Tujuan JIT adalah mengurangi persediaan, mempercepat aliran proses, meningkatkan kualitas, serta mengungkap masalah yang sebelumnya tersembunyi oleh persediaan berlebih.
Dalam sistem tradisional, perusahaan sering menyimpan persediaan besar untuk mengantisipasi ketidakpastian. Namun, persediaan yang terlalu besar dapat menutupi masalah kualitas, ketidakseimbangan kapasitas, keterlambatan pemasok, dan ketidakefisienan proses. JIT berupaya mengurangi persediaan sehingga masalah tersebut lebih mudah terdeteksi dan diperbaiki.
JIT membutuhkan sejumlah prasyarat:
- Hubungan yang baik dengan pemasok.
- Kualitas bahan yang konsisten.
- Waktu pengiriman yang andal.
- Proses produksi yang stabil.
- Tata letak yang mendukung aliran lancar.
- Pekerja yang terlatih dan fleksibel.
- Sistem informasi yang akurat.
- Komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan.
Sistem tarik atau pull system berarti produksi dilakukan berdasarkan permintaan aktual dari proses berikutnya atau pelanggan. Ini berbeda dengan sistem dorong atau push system, yaitu produksi dilakukan berdasarkan ramalan. Dalam praktiknya, banyak organisasi menggunakan kombinasi antara sistem dorong dan tarik sesuai karakteristik produk serta tingkat ketidakpastian permintaan.
