Macam-Macam Locus Of Control


Adapun locus of control dispesifikasikan menjadi 2 bagian
yaitu:
a. Internal Locus Of Control
1) Pengertian internal locus of control
Internal locus of control adalah cara pandang bahwa
segala hasil yang didapat baik atau buruk adalah karena
tindakan kapasitas dan faktor – faktor dalam diri mereka
sendiri. Internal locus of control yang dikemukakan
Ayudiati (2010) adalah keyakinan seseorang bahwa di
dalam dirinya tersimpan potensi besar untuk menentukan
nasib sendiri, tidak peduli apakah lingkungannya akan
mendukung atau tidak mendukung. Individu seperti ini
memiliki etos kerja yang tinggi, tabah menghadapi segala
macam kesulitan baik dalam kehidupannya maupun dalam
pekerjaannya. Adanya perasaan khawatir dalam diri
individu relatif kecil dibanding dengan semangat serta
keberaniannya untuk menentang dirinya sendiri sehingga
orang-orang seperti ini tidak pernah ingin melarikan diri
dari tiap – tiap masalah dalam bekerja. Locus of control
merupakan suatu kendali yang terdapat pada diri seseorang
terhadap suatu peristiwa. Locus of control merupakan etika
individu, dimana setiap individu dengan etika yang baik
maka individu tersebut mampu mengendalikan dirinya
(Pello, 2014). Menurut Robbins & Judge (2008), locus of
control merupakan tingkatan dimana individu yakin bahwa
mereka adalah penentu nasib mereka sendiri.
Terbentuknya Locus of Control (LOC) pada diri
seseorang dipengaruhi oleh dua sumber kendali. Kedua
sumber kendali tersebut terdiri atas: Sumber Kendali
Internal (Internal Locus of Control atau ILOC) dan sumber
Kendali Eksternal (External Locus of Control atau ELOC).
Menurut Khairunniswah, (2015:16-18) mendefinisikan
Internal Locus of Control (ILOC) sebagai kepercayaan
seseorang bahwa baik atau uruknya sesuatu yang mereka
peroleh ditentukan oleh perilaku dan kemampuan mereka
sendiri. Seseorang yang tidak memiliki internal locus of
control yang baik akan gagal menjalankan fungsi dan
perannya dalam sebuah organisasi. Berdasarkan
pengertian-pengertian tersebut di atas, internal locus of
control dalam dunia kerja dapat diartikan sebagai
keyakinan baik buruknya hasil yang diperoleh merupakan
buah dari kemampuan yang dimiliknya