Suwatno dan Priansa (2011:157) berpendapat bahwa kepemimpinan
transaksional ini adalah kepemimpinan yang berfokus pada transaksi antar
pribadi, antara manajemen dan karyawan, dua karakteristik yang melandasi
kepemimpinan transaksional yaitu : para pemimpin menggunakan penghargaan
kontingensi untuk memotivasi para karyawan dan para pemimpin
melaksanakan tindakan korektif hanya ketika para bawahan gagal mencapai
tujuan kinerja. Indikatornya adalah :
a) Continent reward; melakukan kontrak pertukaran penghargaan dan
upaya, menjanjikan penghargaan atas kinerja yang baik
b) Management by exception (aktif); melihat dan mencari deviasi
berdasarkan aturan dan standar, serta melakukan tindakan korektif,
c) Management by exception (pasif); mengintervensi bila tidak sesuai
standar.
d) Laisezz faire; melepaskan tanggung jawab, menghindari pembuatan
keputusan
