Resource Dependence Theory (Teori Ketergantungan Sumber Daya)


Resource Dependence Theory yang dikembangkan oleh Pfeffer &
Salancik (1978) menjelaskan bahwa organisasi tidak dapat memenuhi kebutuhan
sumber dayanya secara mandiri dan harus bergantung pada lingkungan eksternal
untuk bertahan dan berkembang. Teori ini memandang memerlukan kerja sama
dengan pihak eksternal untuk memperoleh sumber dayanya seperti modal,
informasi, legitimasi, dan akses ke pasar. Pfeffer & Salancik (1978) berpendapat
bahwa ketergantungan organisasi terhadap sumber daya eksternal menciptakan
kondisi ketidak pastian yang dapat mempengaruhi kinerja maupun pengambilan
keputusan yang akan dilakukan oleh perusahaan. Untuk mengurangi
ketergantungan dan mengelola sumber dayanya sendiri, perusahaan dapat
menggunakan berbagai strategi seperti membuka cabang, merger, dll termasuk
pembentukan board of director yang dapat menyediakan akses ke resources dan
networks yang dibutuhkan. Hillman, Withers, dan Collins (2009) mereka
menemukan bahwa board diversity dalam berbagai dimensi termasuk gender,
pengalaman, dan network connections dapat meningkatkan kemungkinan
Perusahaan untk bergantung pada sumber daya eksternal.
Resource Dependence Theory memberikan landasan untuk memahami
peran board gender diversity sebagai sumber daya strategis yang dapat
meningkatkan Profitabilitas perusahaan. Dalam penelitian ini, gender diversity
tidak hanya dipandang sebagai isu keadilan sosial atau hanya sekedar patuh
terhadap regulasi, tetapi sebagai sumber daya untuk perusahaan yang membawa
manfaat nyata terhadap perusahaan. Female directors yang cenderung lebih teliti
dalam analisis risiko, lebih waspada terhadap potensi masalah, dan memiliki gaya
kepemimpinan yang lebih kolaboratif dapat meningkatkan efektivitas monitoring
dan kualitas keputusan strategis yang pada akhirnya berdampak positif terhadap
Profitabilitas. Ketika dikombinasikan dengan struktur kepemilikan yang optimal,
diversity dapat memperkaya sumber daya perusahaan dan meningkatkan kualitas
pengambilan keputusan