Mengukur efektivitas suatu program kegiatan bukanlah suatu hal yang sangat sederhana,
karena efektivitas dapat dikaji dari berbagai sudut pandang dan tergantung pada siapa
yang menilai serta menginterpretasikannya. Bila dipandang dari sudut produktivitas,
maka seorang manajer produksi memberikan pemahaman bahwa efektivitas berarti
kualitas dan kuantitas (output) barang dan jasa. Tingkat efektivitas juga dapat diukur
dengan membandingkan antara rencana yang telah ditentukan dengan hasil nyata yang
telah diwujudkan. Namun, jika usaha atau hasil pekerjaan dan tindakan yang dilakukan
tidak tepat sehingga menyebabkan tujuan tidak tercapai atau sasaran yang diharapkan,
maka hal itu dikatakan tidak efektif
Adapun ukuran efektivitas Menurut Ricard M.Streers (dalam Nadia Azlin,2013:18)
mengatakan beberapa ukuran dari efektivitas,yaitu:
- Kualitas artinya kualitas yang menghasilkan oleh organisasi
- Produktivitas artinya kuantitas dari jasa yang dihasilkan
- Kesiagaan yaitu penilaian menyeluruh sehubungan dengan kemungkinan dalam hal
penyelesaian suatu tugas khusus dengan baik - Efensiensi merupakan perbandingan beberapa aspek prestasi terhadap biaya untuk
menghasilkan prestasi tersebut - Penghasilan yaitu jumlah sumber daya yang masih tersisa setelah semua biaya dan
kewajiban dipenuhi - Pertumbuhan adalah suatu perbandingan antara keadaan organisasi sekarang
dengan masa lalu. - Stabilitas adalah pemeliharaan struktur,fungsi dan sumber daya sepanjang waktu
- Kecelakaan yaitu frekuensi frekuensi dalam pekerjaan yang berakibat kerugian waktu
untuk turun mesin atau waktu penyembuhan/perbaikan. - Semangat kerja yaitu adanya perasaan terikat dalam hal pencapaian tujuan,yang melibatkan
usaha tambahan,kebersamaan tujuan dan perasaan memiliki - Motivasi adalah adanya kekuatan yang muncul dari setiap individu untuk mencapai tujuan
- Kepuasan yaitu tingkat kesenangan yang di rasakan seseorang atau pekerjaan nya dalam
organisasi. Tingkat rasa puas individu bahwa mereka mendapat imbalan yang setimpal
dari bermacam macam aspek situasi pekerjaan dan organisasi tempat mereka berada. - Penilaian oleh pihak luar yaitu penilaian mengenai organisasi atau unit organisasi oleh
mereka ( individu atau organisasi ) dalam lingkungan nnya yaitu pihak pihak dengan
siapa organisasi ini berhubungan. Kesetiaaan, kepercayaan, dan dukungan yang diberikan
kepada organisasi oleh kelompok kelompok seperti pensuplai pelanggan, pemegang
saham, para petugas dan masyarakat umum.
