Umumnya, perusahaan-perusahaan yang telah berhasil dalam
menerapkan CSR menggunakan tahapan sebagai berikut :
- Tahap perencanaan
Perencanaan terdiri atas tiga langkah utama, yaitu :
a. Awareness building, merupakan langkah awal untuk membangun
kesadaran mengenai arti penting CSR dan komitmen manajemen.
Upaya ini dapat dilakukan antara lain melalui seminar,
lokakarya, diskusi kelompok dan lain-lain.
b. CSR assessement, merupakan upaya untuk memetakan kondisi
perusahaan dan mengidentifikasikan aspek-aspek yang perlu
mendapatkan prioritas perhatian dan langkah-langkah yang tepat
untuk membangun struktur perusahaan yang kondusif bagi
penerapam CSR secara efektif.
c. CSR manual building, upaya yang dilakukan antara lain
bencmarking, menggali dari referensi atau bagi perusahaan yang
menginginkan langkah instant, menyusun manual ini dapat
dilakukan dengan meminta bantuan tenaga ahli independen dari
luar perusahaan. - Tahap implementasi
Dalam memulai implementasi pada dasarnya ada tiga
pertanyaan yang mesti dijawab. Dalam istilah manajemen populer,
pertanyaan tersebut diterjemahkan menjadi :
a. Pengorganisasian (organizing) sumber daya yang diperlukan
b. Penyusunan (staffing) untuk menempatkan orang sesuai dengan
jenis tugas atau pekerjaan yang harus dilakukannya.
c. Pengarahan (directing) yang terkait dengan bagaimana cara
melakukan tindakan
d. Pengawasan atau koreksi (controlling) terhadap pelaksanaan
e. Pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana
f. Penilaian (evaluating) untuk mengetahui tingkat pencapaian
tujuan. - Tahap evaluasi
Tahap evaluasi adalah tahap yang perlu dilakukan secara
konsisten dari waktu ke waktu untuk mengukur sejauh mana
efektifitas penerapan CSR. Evaluasi bukan tindakan mencari-cari
kesalahan, atau mencari kambing hitam justru dilakukan untuk
pengambilan keputusan. - Tahap pelaporan
