Manfaat Kualitas


Menurut Edvarsdsson dalam buku (Tjiptono, 2016), produktivitas biasanya
selalu dikaitkan dengan kualitas dan profitabilitas. Meskipun demikian ketiga
konsep tersebut memiliki penekanan yang berbeda-beda:

  1. Produktivitas menekankan pemanfaatan (utilisasi) sumber daya, yang
    seringkali diikuti dengan penekanan biaya dan rasionalisasi modal. Fokus
    utamanya terletak pada produksi/operasi.
  2. Kualitas lebih menekankan aspek kepuasan pelanggan dan pendapatan. Fokus
    utamanya adalah customer utility. 3. Profitabilitas merupakan hasil dari hubungan antara penghasil (uncome),
    biaya, dan modal yang digunakan.
    Perusahaan dapat meningkatkan pangsa-pasarnya melalui pemenuhan
    kualitas yang bersifat customer–driven yang akan memberikan keunggulan harga
    dan customer value. Customer value merupakan kombinasi dari manfaat dan
    pengorbanan yang terjadi apabila pelanggan menggunakan suatu barang atau jasa
    guna memenuhi kebutuhan tertentu. Jika kualitas yang dihasilkan superior dan
    pangsa pasar yang dimiliki besar, maka profitabilitasnya terjamin. Manfaat
    superior meliputi; 1) Loyalitas pelanggan yang besar, 2) Pangsa pasar lebih besar,
    3) Harga saham yang lebih tinggi, 4) Harga jual produk/jasa lebih tinggi, dan 5)
    Produktivitas yang lebih besar.