Bauran Promosi


Menurut Lupiyoadi (2011:120), bauran promosi adalah gabungan dari
perangkat promosi yaitu periklanan, penjualan perorangan (personal selling),
promosi penjualan, hubungan masyarakat, pemasaran langsung (direct
marketing) dan publikasi. Meskipun secara umum bentuk-bentuk promosi
memiliki fungsi yang sama, tetapi bentuk-bentuk tersebut dapat dibedakan
berdasarkan tugas-tugas khususnya.
Menurut Tjiptono (2008:222), beberapa tugas khusus itu atau sering
disebut bauran promosi adalah:

  1. Penjualan Perorangan (Personal Selling)
    Penjualan perorangan (personal selling) adalah komunikasi langsung
    (tatap muka) antara penjual dan calon pelanggan untuk
    memperkenalkan suatu produk kepada calon pelanggan dan membentuk
    pemahaman pelanggan terhadap produk sehingga mereka kemudian
    akan mencoba dan membelinya. Sifat-sifat personal selling antara lain:
    a. Personal Confrontation, yaitu adanya hubungan yang hidup,
    langsung dan interaktif antara dua orang atau lebih.
    b. Cultivation, yaitu sifat yang memungkinkan berkembangnya
    segala macam hubungan, mulai dari sekedar hubungan jual beli
    sampai dengan suatu hubungan yang lebih akrab.
    c. Response, yaitu situasi yang seolah-olah mengharuskan
    pelanggan untuk mendengar, memperhatikan dan menanggapi.
  2. Mass Selling
    Mass selling merupakan pendekatan yang menggunakan media
    komunikasi untuk menyampaikan informasi kepada khalayak ramai
    dalam satu waktu.Mass selling terdiri atas:
    a. Periklanan
    Iklan merupakan salah satu bentuk promosi yang paling banyak
    digunakan perusahaan dalam mempromosikan produknya. Iklan
    memiliki empat fungsi utama, yaitu:
    1) Menginformasikan khalayak mengenai seluk beluk produk
    (informative)
    2) Mempengaruhi klayak untuk membeli (persuading)
    3) Menyegarkan informasi yang telah diterima khalayak
    (reminding)
    4) Menciptakan suasana yang menyenangkan sewaktu
    khalayak menerima dan mencerna informasi
    (entertainment)
    b. Publisitas
    Publisitas adalah bentuk penyajian dan penyebaran ide, berang
    dan jasa secara non personal, yang mana orang atau organisasi
    yang diuntungkan tidak membayar untuk itu.Publisitas
    merupakan pemanfaatan nilai-nilai berita yang terkandung
    dalam suatu produk untuk membentuk citra produk yang
    bersangkutan. Dibandingkan dengan iklan, publisitas
    mempunyai kredibilitas yang lebih baik, karena pembenaran
    (baik langsung maupun tidak langsung) dilakukan oleh pihak
    lain selain pemilik iklan. Disamping itu karena pesan publisitas
    dimasukkan dalam berita dan artikel koran, tabloid, majalah,
    radio dan televise maka khalayak tidak memandangnya sebagai
    komunikasi promosi. Publisitas juga dapat memberikan
    informasi lebih banyak dan lebih terperinci daripada iklan.
    Namun demikian karena tidak ada hubungan perjanjian antara
    pihak yang diuntungkan dan pihak penyajian, maka pihak yang
    diuntungkan tidak dapat mengatur kapan publisitas itu akan
    disajikan atau bagaimana publisitas tersebut disajikan. Selain
    itu publisitas tidak mungkin diulang-ulang seperti iklan.Oleh
    karena itu, kini publisitas biasanya merupakan bagian dari
    departemen humas perusahaan.
  3. Promosi Penjualan
    Promosi penjualan adalah bentuk persuasi langsung melalui
    penggunaan berbagai insentif yang dapat diatur untuk merangsang
    pembelian produk dengan segera dan/atau meningkatkan jumlah
    barang yang dibeli pelanggan. Secara umum tujuan-tujuan tersebut
    dapat digenerasikan menjadi:
    a. Meningkatkan permintaan dari para pemakai industrial dan/atau
    konsumen akhir
    b. Meningkatkan kinerja pemasaran perantara
    c. Mendukung dan mengkoordinasikan kegiatan personal selling
    dan iklan
  4. Public Relation (HUMAS)
    Public relation merupakan upaya komunikasi menyeluruh dari suatu
    perusahaan untuk mempengaruhi persepsi, opini, keyakinan dan sikap
    berbagai kelompok terhadap perusahaan tersebut.Yang dimaksud
    dengan kelompok-kelompok itu adalah mereka yang terlibat,
    mempunyai kepentingan dan dapat mempengaruhi kemampuan
    perusahaan dalam mencapai tujuannya. Kelompok-kelompok
    tersebut bisa terdiri atas karyawan dan keluarganya, pemegang
    saham, pelanggan, khalayak/orang-orang yang tinggal di sekitar
    organisasi, pemasok, perantara, pemerintah serta media massa.
    Kegiatan public relations meliputi hal-hal berikut:
    a. Press relations
    Tujuan hubungan dengan pers adalah untuk memberikan
    informasi yang pantas/layak dimuat di surat kabar agar dapat
    menarik perhatian public terhadap seseorang, produk, jasa atau
    organisasi.
    b. Product publicity
    Aktivitas ini meliputi berbagai upaya untuk mempublikasikan
    produk-produk tertentu.
    c. Corporate communication
    Kegiatan ini mencakup komunikasi internal dan eksternal, serta
    mempromosikan pemahaman tentang organisasi.
    d. Lobbying
    Merupakan usaha untuk bekerja sama dengan pembuat undangundang dan pejabat pemerintah sehingga perusahaan mendapat
    informasi-informasi penting yang berharga. Bahkan kadangkala
    juga dimaksudkan untuk mempengaruhi keputusan yang akan
    diambil.
    e. Counseling
    Aktivitas ini dilakukan dengan jalan memberi saran pendapat
    kepada manajemen mengenai masalah-masalah yang berkaitan
    dengan publik dan mengenai posisi dan citra perusahaan.
  5. Direct marketing atau pemasaran langsung
    Direct marketing adalah system pemasaran yang bersifat interaktif,
    yang memanfaatkan satu atau beberapa media iklan untuk
    menimbulkan respon yang terukur dan atau transaksi di sembarang
    lokasi.