Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Kerja


Seorang pemimpin yang merupakan motivator harus mengetahui tentang
motivasi agar keberhasilan organisasi dalam mewujudkan usaha kerja manusia
dapat tercapai. Mangkunegara (2004) mengatakan bahwa ada dua faktor yang
mempengaruhi perilaku manusia yaitu :

  1. Motivasi Intrinsik
    Motivasi intrinsik dapat pula dibangkitkan dari dalam atau sering disebut
    motivasi internal. Sasaran yang ingin dicapai berada dalam individu itu
    sendiri. Karyawan dapat bekerja karena tertarik dan senang pada
    pekerjaannya, karyawan merasa pekerjaan yang dilakukan memberikan
    makna, kepuasan dan kebahagiaan pada dirinya. Adapun faktor instrinsik
    terdiri dari upah, keamanan kerja, kondisi kerja, status prosedur perusahaan
    dll.
  2. Motivasi Ekstrinsik
    Motivasi yang dibangkitkan karena mendapatkan rangsangan dari luar
    merupakan motivasi eksternal. Faktor ekstrinsik adalah prestasi, pengakuan,
    tanggung jawab, kemajuan, pekerjaan itu sendiri, kemungkinan untuk
    berkembang, peraturan, kebijakan perusahaan, interaksi antara karyawan, dan
    lain sebagainya. Faktor pemeliharaan yang merupakan kondisi ekstrinsik dari
    karyawan yang akan menimbulkan ketidakpuasan dan faktor motivator
    merupakan faktor yang menggerakkan motivasi. motivasi merupakan
    keinginan yang terdapat pada seorang individu yang merangsangnya
    melakukan tindakan-tindakan. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi
    motivasi adalah sebagai berikut :
    a. Kebutuhan-kebutuhan pribadi
    b. Tujuan dan Persepsi-persepsi orang atau kelompok yang bersangkutan
    c. Cara dengan apa kebutuhan-kebutuhan serta tujuan-tujuan tersebut
    akan direalisasikan
    Hasibuan (2007) mengatakan faktor yang mempengaruhi motivasi kerja
    adalah untuk memotivasi karyawan, Manajer harus mengetahui motif dan
    motivasi yang diinginkan karyawan. Orang mau bekerja adalah untuk dapat
    memenuhi kebutuhan, baik kebutuhan yang disadari (conscious needs) maupun
    kebutuhan yang tidak disadari (unconscious needs), berbentuk materi atau non
    materi, kebutuhan fisik maupun rohani (Hasibuan, 2007) Keinginan-keinginan
    itu adalah (Peterson dan Plowman dalam Hasibuan, 2007)
  3. Keinginan untuk hidup (The desire to live), artinya keinginan untukhidup
    merupakan keinginan utama dari setiap orang manusia bekerja untuk dapat
    makan, dan selanjutnya makan untuk dapat melanjutkan hidupnya.
  4. Keinginan untuk suatu posisi (The desire for position), artinya keinginan
    untuk memiliki sesuatu merupakan keinginan manusia yang kedua dan ini
    salah satu sebab mengapa manusia mau bekerja.
  5. Keinginan akan kekuasaan (The desire for power), artinya keinginan akan
    kekuasaan merupakan keinginan selangkah di atas keinginan untuk memiliki
    sehingga mendorong orang mau bekerja.
  6. Keinginan akan pengakuan (The desire for recognition), artinya keinginan
    akan pengakuan merupakan jenis terakhir dari kebutuhan dan juga
    mendorong orang untuk bekerja. Mengacu kepada pendapat tersebut di atas,
    maka dapat dikatakan bahwa setiap orang mempunyai keinginan dan
    kebutuhan tertentu dan berusaha melaksanakan pekerjaan untuk mengejar
    dan mewujudkan keinginan serta kebutuhan tersebut, sehingga pada akhirnya
    mengharapkan kepuasan dari hasil kerja itu