Menurut Bangun (2012) dalam (Saragih, 2020) indikator kinerja
karyawan adalah sebagai berikut:
a. Kuantitas Kerja
Mengukur seberapa banyak pekerjaan yang berhasil diselesaikan
oleh seorang karyawan dalam waktu tertentu yang mencakup jumlah
produk yang diproduksi.
b. Kualitas Kerja
Merujuk pada seberapa baik pekerjaan yang dilakukan
karyawan. Berkaitan dengan sejauh mana hasil yang diperoleh
memenuhi standar yang ditetapkan, seberapa baik produk yang
diberikan.
c. Ketepatan Waktu
Mengukur kemampuan karyawan dalam menyelesaikan
pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Ketepatan
waktu penting karena dapat mempengaruhi Kinerja Karyawan.
d. Kehadiran
Indikator ini mengacu pada seberapa sering karyawan hadir di
tempat kerja. Kehadiran yang baik penting karena menjamin
koberlanjutan operasional dan produktivitas
