Menurut Powers (2000) mendefinisikan bahwa loyalitas mencakup kesediaan
untuk tetap bertahan, memiliki produktivitas yang melampaui standar, memiliki
perilaku altruis, serta adanya hubungan timbal balik di mana loyalitas karyawan
harus diimbangi oleh loyalitas organisasi terhadap karyawan. Indikator yang dapat
dipakai untuk mengidentifikasi loyalitas karyawan yaitu:
- Tetap bertahan dalam organisasi
- Bersedia bekerja lembur untuk menyelesaikan pekerjaan
- Menjaga rahasia bisnis perusahaan
- Mempromosikan perusahaan kepada pelanggan dan masyarakat umum
- Menaati peraturan tanpa perlu pengawasan yang ketat
- Mau mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan organisasi
- Tidak bergosip, berbohong atau mencuri
- Membeli dan menggunakan produk perusahaan
- Ikut berkontribusi dalam kegiatan social perusahaan
- Menawarkan saran-saran untuk perbaikan
- Mau berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan aksidental perusahaan
- Mau mengikuti arahan atau instruksi
- Merawat properti perusahaan dan atau tidak memboroskannya
- Bekerja secara aman
- Tidak mengakali aturan perusahaan termasuk ijin sakit
- Mau bekerja sama dan membantu rekan kerja
Loyalitas adalah kesetiaan karyawan untuk tetap tinggal pada sebuah organisasi
atau perusahaan dan mematuhi seluruh aturan-aturan perusahaan dengan tanpa
merasa terbebani olehnya, serta ikut menjaga dan menjunjung nilai-nilai yang
terdapat diperusahaan tersebut
