Indikator Kinerja

Menurut Artana (2012) suatu pekerjaan dapat diukur melalui berbagai
indikator, yaitu:

  1. Pengetahuan yaitu pengetahuan pegawai yang berkaitan dengan semua
    tingkat pekerjaan dan hal lain yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut.
  2. Kualitas kerja yaitu hasil kerja pegawai yang ditinjau dari segi ketelitian
    dan kerapian.
  3. Kuantitas kerja yaitu hasil kerja pegawai yang ditinjuau dari jumlah hasil
    tugas yang mampu diselesaikan.
  4. Kesetiaan yaitu keteguhan pegawai terhadap pekerjaan dan jabatan di
    perusahaan, tercermin pada kesediaan pegawai menjaga dan membela
    perusahaan.
  5. Kemampuan bekerjasama yaitu kemampuan pegawai bekerjasama untuk
    menyelesaikan suatu tugas sehingga dapat mencapai hasil yang sebesar-
    besarnya.
  6. Kemampuan beradaptasi yaitu kemampuan pegawai untuk menyesuaikan
    diri dengan lingkungan dan pekerjaan.
    10
  7. Inisiatif yaitu daya pikir dan kreatifitas pegawai dalam bentuk ide untuk
    suatu tujuan lembaga.
  8. Kemandirian yaitu kemampuaan pegawai dalam menyelesaikan tugas atau
    pekerjaannya sendiri.
  9. Kreatifitas adalah kemampuan untuk mengajukan ide-ide baru yang
    membangun sehingga dapat membantu dalam kelancaran pekerjaan,
    mengurangi biaya, memperbaiki hasil kerja dan menambah produktifitas.
    Indikator-indikator tersebut dapat dijadikan sebagai dasar penilaian
    setiap pekerjaan sehingga penilaian kinerja pegawai dapat diukur lebih mudah dan
    jelas.Penilaian kerja sendiri memiliki tujuan dan mafaat.Bangun (2012)
    menjelaskan bahwa penilaian kerja digunakan untuk mengevaluasi antar individu
    dalam suatu lembaga, pengembangan diri setiap individu, pemeliharaan sistem
    dan dokumentasi yang berguna untuk pengambilan keputusan.Kinerja dipengaruhi
    oleh berbagai macam faktor