Indikator kinerja pegawai menurut Robbins dan Coutler (2016:263)
adalah sebagai berikut (Ibrahim et al., 2021):
a. Kualitas Kerja
Kualitas kerja dinilai berdasarkan pandangan pegawai terhadap hasil
pekerjaannya serta sejauh mana tugas-tugas diselesaikan dengan
sempurna sesuai dengan keterampilan dan kemampuan pegawai tersebut.
b. Kuantitas Kerja
Kuantitas kerja adalah jumlah yang dihasilkan, dinyatakan dalam bentuk
seperti jumlah unit atau jumlah siklus aktivitas yang diselesaikan.
Kuantitas ini dinilai berdasarkan pandangan pegawai terhadap jumlah
tugas yang diberikan dan hasil yang dicapai dari tugas tersebut.
c. Ketepatan Waktu
Tingkat keberhasilan dalam menyelesaikan suatu aktivitas sesuai dengan
waktu yang telah ditetapkan, dievaluasi berdasarkan koordinasi antara
hasil output dan penggunaan waktu yang optimal untuk aktivitas lainnya.
Ketepatan waktu diukur dari sudut pandang pegawai terhadap sejauh
mana aktivitas diselesaikan dari awal hingga menghasilkan output.
d. Efektivitas
Pemanfaatan sumber daya organisasi (seperti tenaga kerja, keuangan,
teknologi, dan bahan baku) dimaksimalkan dengan tujuan untuk
meningkatkan hasil dari setiap unit dalam penggunaan sumber daya
tersebut. Efektivitas kerja diukur berdasarkan pandangan pegawai
terhadap penggunaan waktu dalam melaksanakan tugas dan kemampuan
mereka dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh organisasi.
e. Kemandirian
Kemandirian pegawai diukur dari kemampuannya untuk menjalankan
tugas tanpa memerlukan bantuan atau arahan dari orang lain. Ini
dievaluasi berdasarkan persepsi pegawai terhadap pelaksanaan fungsi
kerjanya sesuai dengan tanggung jawab yang dimiliki
