Luthans (2006) dalam (Handayani & Soliha, 2021) menemukan bahwa
ada beberapa indikator-indikator kepuasan kerja, yaitu:
a. Kepuasan atas pekerjaan
Sumber utama kepuasan adalah kepuasan kerja itu sendiri.
b. Kepuasan akan imbalan
Gaji dan upah diakui sebagai variabel yang penting, namun memiliki
banyak aspek dan rumit secara kognitif untuk kepuasan kerja.
c. Kepuasan atas promosi
Karena promosi dapat dilakukan dalam berbagai bentuk dan
menawarkan insentif yang berbeda-beda, promosi tersebut cenderung
mempunyai dampak yang berbeda terhadap kepuasan kerja.
d. Kepuasan dengan atasan/pengawasan
Faktor penting lainnya dalam kepuasan kerja adalah tingkat kepuasan
seseorang terhadap atasan dalam hal pengawasan. Kebahagiaan kerja
dipengaruhi oleh dua aspek gaya pengawasan. Yang pertama berpusat
pada pegawai, dan manajer yang memungkinkan individu untuk terlibat
dalam proses pengambilan keputusan adalah contoh dari komponen
kedua, yaitu partisipasi atau pengaruh.
e. Kepuasan dengan rekan kerja
Bagi seorang pegawai, rekan kerja atau anggota tim kooperatif adalah
sumber kebahagiaan tempat kerja yang paling sederhana. Kelompok
kerja, khususnya tim yang kuat, memberikan penghiburan, dukungan,
bimbingan, dan bantuan kepada masing-masing anggotanya
