Pengaruh Pekerjaan yang Bermakna terhadap Komitmen Organisasional.


Penelitian dari (Djafri & Noordin, 2017) menyatakan bahwa karyawan yang
memiliki lebih banyak pengalaman dengan pekerjaan yang bermakna akan
menjadi lebih berkomitmen terhadap organisasi. Pekerjaan yang benar-benar
bermakna dan berkontribusi pada kemajuan manusia dan masyarakat merupakan
motivator utama bagi sebagian besar karyawan (Michealson, 2009 dalam Hisam
& Sanyal, 2021). Makna di tempat kerja memenuhi keinginan dasar manusia untuk
menjadi bagian dari suatu kelompok dengan berfokus pada identitas dan harga diri
karyawan sebagai anggota organisasi. (Hisam & Sanyal, 2021). Karyawan juga
harus cocok untuk pekerjaan tersebut dan interaksi sosial dengan rekan kerja dan
pelanggan harus dilayani dengan baik. Kebermaknaan di tempat kerja dapat
dipraktikkan dengan memberikan otonomi yang lebih besar dan tugas- tugas yang
menantang kepada karyawan. Karyawan juga harus cocok untuk pekerjaan
tersebut dan interaksi sosial dengan rekan kerja dan pelanggan harus dihargai
(Menurut Kahn dalam jurnal Hisam & Sanyal, 2021). Seseorang merasa dirinya
bermakna ketika ia berguna dan berharga bagi organisasinya. Sebaliknya,
kurangnya kebermaknaan terhadap pekerjaan membentuk perasaan kurang
dihargai sehingga peran dalam pekerjaan juga kurang berkembang (Diyan
Nurdiyansyah et al., n.d.). Dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya maka
peneliti dalam penelitian ini mengambil sebuah hipotesis. Semakin karyawan
merasa bermakna dalam pekerjaanya, maka semakin tinggi karyawan ingin tetap
tinggal pada organisasi