Nilai Ethical Leadership dan Dampaknya


Menurut (Gea Antonius A, 2019:8) Praktik yang dipertahankan oleh
kepemimpinan etis memengaruhi perusahaan dalam berbagai cara, termasuk:

  1. Menghindari masalah hukum.
  2. Stabilitas keuangan yang lebih besar karena praktik etika cenderung mengarah
    pada masalah yang dapat membuat perusahaan bangkrut.
  3. Pers yang baik dan hubungan masyarakat yang positif.
  4. Peningkatan profitabilitas.
    Manfaat jangka pendek dan jangka panjang bertambah ketika organisasi
    dipimpin oleh pemimpin yang berprinsip tinggi. Kepemimpinan etis penting tidak
    hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi pemangku kepentingan dan komunitas
    mereka yang lebih luas. Dampak tersebut meliputi:
  5. Budaya
    Lingkungan yang kekurangan etika bisa menjadi penghambat dalam suatu
    organisasi. Pemimpin etis cenderung bekerja dalam lingkungan yang lebih
    memberdayakan pegawai yang diperlakukan dengan hormat dan lebih
    cenderung menunjukkan rasa hormat kepada sesama pekerja dan klien.
  6. Pegawai
    Pegawai merupakan aset terpenting dalam suatu organiasi atau perusahaan,
    dengan adanya pegawai fungsi kelembagaan didalam suatu organiasi atau
    perusahaan dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu seorang pemimpin
    harus memberdayakan pegawia dengan baik.
  7. Investor
    Banyak investor, baik individu maupun institusional ingin memasukkan uang
    mereka ke dalam organisasi yang memiliki kredibilitas.
  8. Mitra Bisnis
    Pemasok, vendor, dan perusahaan lain ingin bekerja dengan perusahaan yang
    mereka percayai. Reputasi mereka juga dipertaruhkan.
  9. Pelanggan
    Pelanggan lebih setia kepada perusahaan yang mengikuti praktik bisnis yang
    etis. Difasilitasi oleh jejaring sosial, mereka berbagi perasaan positif mereka
    dengan orang lain dan mereka juga kurang sensitif terhadap harga
    dibandingkan pelanggan yang tidak memiliki rasa loyalitas yang sama