Fahmi (2013:2) mengemukakan pengertian kinerja sebagai
berikut :
“kinerja adalah hasil yang diperoleh oleh suatu organisasi baik
organisasi tersebut bersifat profit oriented dan non profit oriented yang
dihasilkan selama satu periode waktu.” Secara lebih tegas Amstrong
dan Baron dalam Fahmi, (2013:2) menyatakan bahwa, “kinerja
merupakan hasil pekerjaan yang mempunyai hubungan kuat dengan
tujuan strategis organisasi, konsumen dan memberikan kontribusi
ekonomi”.
Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh Ivancevich,
Konopaske dan Matteson dalam Busro (2018:87), bahwa “kinerja
menunjukan kemampuan dan keterampilan pekerja”. Pendapat ini lebih
menekankan kompetensi sumber daya manusia yang dimiliki oleh
organisasi, mulai dari kemampuan kognisi, afeksi, dan psikomotor
karyawan. Dengan kata lain, performance disini lebih mengarah pada
hasil dari kemampuan dan keterampilan yang dimiliki oleh pekerja.
Hasibuan dalam Yoyo (2018:203) mengatakan bahwa “kinerja
adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan
tugas – tugas yang diberikan kepadanya”. Pabundu dalam Busro
(2018:88), “kinerja yaitu suatu hasil kerja yang dihasilkan oleh seorang
karyawan diartikan untuk mencapai tujuan yang diharapkan”. Kinerja
juga dapat dimaknai sebagai hasil fungsi pekerjaan/kegiatan seseorang
atau kelompok dalam suatu organisasi yang dipengaruhi oleh berbagai
faktor untuk mencapai tujuan organisasi dalam periode waktu tertentu.
Pengertian ini tidak akan menekankan kinerja individu tetapi juga
kinerja kelompok
