Iklim organisasi secara objektif selalu terjadi pada setiap organisasi dan
bersifat memengaruhi perilaku anggota organisasi. Namun iklim organisasi hanya
dapat diukur secara tidak langsung melalui persepsi anggota organisasi. Oleh
karenanya untuk mengetahui informasi yang berkaitan dengan iklim organisasi,
maka diperlukan pendapat dari anggota organisasi misalnya dengan menggunakan
kuesioner, observasi atau wawancara.
Menurut Zul, Zulheri (2014) terdapat lima faktor yang berpengaruh terhadap
iklim organisasi yakni :
- Penempatan Personalia
Penempatan merupakan hal yang sangat penting, karena jika terjadi
kesalahan dalam penempatan dapat menjadikan perilaku karyawan tidak
nyaman, terganggu dan akhirnya bersifat merusak iklim organisasi.
Sebelum dilakukan penempatan, akan lebih baik jika memerhatikan
berbagai aspek atau kondisi seperti spesialisasi yang dimiliki,
kegemaran, keterampilan dan pengalaman. - Pembinaan Hubungan Komunikasi
Dalam lingkungan organisasi, komunikasi mempunyai peran yang sangat
penting karena komunikasi yang dilakukan baik bersifat formal atau non
formal akan memengaruhi hubungan antar anggota organisasi dan iklim
organisasi juga tercipta karena adanya komunikasi. - Pendinasan dan Penyelesaian Konflik
Setiap organisasi akan mengalami perubahan dalam setiap aspeknya
seiring dengan adanya perubahan lingkungan. Proses perubahan ini
sangat penting untuk mengantisipasi adanya stagnasi atau bahkan
kemunduran dalam organisasi. Untuk itu dibutuhkan suatu kondisi yang
dinamis dengan cara memberi kebebasan pada karyawan untuk
mengembangkan kreativitasnya dan merealisasikan ide-idenya. - Pengumpulan dan Pemanfaatan Informasi
Informasi memegang peranan penting dalam sebuah organisasi sebagai
penghubung antar berbagai bagian organisasi sehingga tercipta keutuhan
organisasi. - Kondisi Lingkungan
Kondisi lingkungan kerja mencakup keadaan fasilitas atau sarana yang
ada, seperti ruang rapat, lobi, ruang kerja, dan lain sebagainya. Kondisi
lingkungan ini sebenarnya tidak langsung memengaruhi sehat atau
tidaknya iklim organisasi tapi memberikan efek terhadap suasana hati
karyawan yang ada didalamnya.
Menurut (Stinger, 2002) yang dikutip oleh juga mengemukakan bahwa ada
lima faktor yang menyebabkan terjadinya iklim organisasi, yaitu : - Lingkungan Eksternal
Industri atau bisnis yang sama mempunyai iklim organisasi yang
cenderung sama. Faktor umum yang sama tersebut disebabkan oleh
adanya pengaruh lingkungan eksternal organisasi. Lingkungan eksternal
yang dimaksud antara lain kecepatan perubahan dalam suatu jenis
industri, level konsolidasi dan regulasi yang tinggi pada industri tanpa
adanya persaingan, serta ekonomi yang kuat dan pasar kerja yang baik. - Strategi Organisasi
Kinerja organisasi bergantung pada strategi organisasi, energi yang
dimiliki oleh karyawan untuk melaksanakan pekerjaan dan faktor-faktor
lingkungan penentu dari level energi tersebut. Strategi yang berbeda akan
menimbulkan iklim organisasi yang berbeda pula. Meskipun dalam
beberapa kasus, strategi organisasi tidak secara langsung memengaruhi
iklim organisasi, tetapi pada kasus-kasus tertentu strategi organisasi
dapat mempunyai pengaruh langsung terhadap iklim organisasi. - Pengaturan Organisasi
Pengaturan organisasi mempunyai pengaruh yang kuat terhadap iklim
organisasi. - Kekuatan Sejarah
Semakin tua umur suatu organisasi, semakin kuat juga pengaruh
sejarahnya. Pengaruh tersebut berupa tradisi dan ingatan yang
membentuk harapan anggota organisasi dan berpengaruh terhadap iklim
organisasinya. - Pemimpin
Pemimpin bertugas sebagai pendorong utama untuk menciptakan
peningkatan kinerja organisasi. Perilaku dari pemimpin dapat
memengaruhi motivasi karyawan yang selanjutnya akan berpengaruh
pada iklim organisasi.
