Kinerja sering dimaknai sebagai hasil atau pencapaian dari suatu
tugas, di mana setiap karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya harus
berpedoman pada program kerja organisasi. Hal ini bertujuan untuk
menunjukkan sejauh mana tingkat kinerja organisasi dalam mewujudkan
visi, misi, serta tujuan yang telah ditetapkan. Kinerja menurut Syamsyu
dkk,. adalah suatu bentuk usaha kegiatan atau program yang diprakarsai dan
dilaksanakan oleh pemimpin organisasi atau perusahaan untuk
mengarahkan dan mengendalikan prestasi karyawan (21).
Menurut Simamora et.al, kinerja perawat merupakan bentuk
pencapaian atau prestasi kerja yang ditunjukkan oleh perawat dalam
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga menghasilkan
keluaran (output) yang optimal bagi organisasi, tenaga keperawatan itu
sendiri, maupun pasien dalam kurun waktu tertentu. Sementara itu, Suriana
menjelaskan bahwa kinerja perawat mencerminkan kemampuan profesional
yang meliputi aspek intelektual, teknikal, interpersonal, dan moral. Perawat
dituntut untuk bertanggung jawab dan memiliki kewenangan dalam
memberikan asuhan keperawatan secara optimal, guna mencapai tujuan
pelayanan kesehatan serta sasaran unit organisasi, tanpa terpengaruh oleh
kondisi dan situasi yang dihadapi.
Sedangkan menurut Wahyudi menyebutkan kinerja perawat adalah
serangkaian kegiatan perawat yang memiliki kompetensi yang dapat
digunakan dan ditunjukkan dari hasil penerapan pengetahuan, keterampilan
dan pertimbangan yang efektif dalam memberikan asuhan keperawatan.
Berdasarkan beberapa pendapat dari para ahli dapat disimpulkan bahwa
kinerja perawat adalah hasil kerja perawat dalam melaksanakan tugas
profesionalnya dengan mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan
sikap untuk mencapai tujuan pelayanan kesehatan
