Tipe Loyalitas

Menurut Griffin (2010) terdapat ada empat tipe loyalitas
a. Tipe Loyalitas
Keempat tipe ini muncul ketika ikatan emosional yang tinggi dan
rendah saling berklasifikasi silang dengan pengulangan dalam
mengkonsumsi yang tinggi dan rendah. Empat tipe loyalitas tersebut yaitu:

  1. Loyalitas Premium (premium loyalty)
    Merupakan tipe loyalitas yang diinginkan atau diharapkan
    oleh setiap perusahaan. Pelanggan pada kategori ini bangga terhadap
    produk yang mereka gunakan dan tidak segan-segan menghimbau 10
    orang-orang yang ada disekitarnya untuk membeli produk tersebut.
    Pelanggan ini adalah yang sangat berharga dan harus dipertahankan
    serta diperhatikan kebutuhannya oleh perusahaan karena memberikan
    keuntungan dalam melakukan promosi.
  2. Loyalitas lemah (innertia loyalty)
    Pelanggan pada tipe ini, melakukan pembelian terhadap suatu
    produk atau jasa hanya dikarenakan kebiasaan mereka. Pelanggan
    dengan tipe ini sangat mudah untuk berpaling pada pesaing secara
    nyata. Sangat memungkinkan bagi perusahaan untuk meningkatkan
    pelanggan kategori ini pada tingkat yang lebih tinggi. Caranya adalah
    dengan bersikap ramah dalam pelayanan dan meningkatkan
    perubahan positif dari produk dan jasa seperti yang diharapkan
    pelanggan tersebut.
  3. Loyalitas tersembunyi (latent loyalty)
    Ketika seorang pelanggan berada pada tahapan ini, dalam
    melakukan pembelian mereka akan mereka cenderung untuk lebih
    situasional daripada attitudinal. Dengan memahami faktor situasional,
    pihak pelaku bisnis dapat melakukan diversifikasi produk untuk
    memerangi situasi tersebut dan memberikan tingkat kepuasan
    11
    terhadap tamu, dengan harapan mampu meningkatkan tamu dalam
    melakukan pembelian ulang.
  4. Tidak loyal (no loyalty)
    Untuk berbagai macam alasan, beberapa pelanggan tidak
    menerapkan sifat loyalitas pada suatu suatu produk barang atau jasa.
    Para pelaku bisnis hendaknya menghindari tamu tersebut untuk
    menjadi target mereka, karena mereka tidak akan menjadi loyal dan
    hal tersebut akan sedikit berpengaruh pada tingkat penjualan dan
    keuntungan bisnis perusahaan