Menurut Ashford (1989) menjelaskan bahwa ada beberapa indikator pada job
insecurity :
1). Arti pekerjaan itu bagi individu
Seberapa pentingnya aspek kerja tersebut bagi individu mempengaruhi
tingkat insecure atau rasa tidak aman terhadap aspek kerjanya seperti
peluang untuk promosi dan kebebasan untuk menjadwalkan pekerjaan.
2). Tingkat ancaman yang kemungkinan terjadi saat ini dan mempengaruhi
keseluruhan kerja individu
Ancaman yang dirasakan terhadap aspek-aspek pekerjaan seperti
kemungkinan untuk mendapat promosi, mempertahankan tingkat upah
yang sekarang atau memperoleh kenaikan upah. Individu yang menilai
aspek kerjanya terancam maka ia akan merasa gelisah dan tidak berdaya.
3). Tingkat ancaman yang kemungkinan akan terjadi dan mempengaruhi
keseluruhan kerja individu
Tingkat kepentingan yang dirasakan individu mengenai potensi setiap
peristiwa negatif yang akan mengancam pekerjaannya.
4). Ketidakberdayaan yang dirasakan individu
Ketidakberdayaan yang dimiliki individu karena hilangnya kontrol
terhadap pekerjaannya
5). Tingkat Ancaman terhadap pekerjaan pada tahun berikutnya
Tingkat ancaman kemungkinan terjadinya peristiwa peristiwa yang
secara negatif akan mempengaruhi keseluruhan kerja individu misalnya
dipecat atau dipindahkan ke kantor cabang lain
