Menurut Siagian (2012), metode penilaian prestasi kerja terbagi dalam dua
metode yaitu:
a. Penilaian prestasi kerja di masa lalu
Metode-metode penilaian berorientasi pada masa lalu terdiri dari:
- Skala Peringkat
Pada metode ini, evaluasi subjektif dilakukan oleh penilai terhadap prestasi
kerja pegawai dengan skala tertentu dari rendah sampai tinggi. - Checklist
Metode penilaian ini dimaksudkan untuk untuk mengurangi beban penilai.
Penilai hanya memilih kalimat-kalimat atau kata- kata yang menggambarkan
prestasi kerja dan karakteristik pegawai. - Metode Pilihan Terarah
Metode ini mengandung serangkaian pernyataan, baik yang bersifat positif
maupun negatif tentang pegawai yang dinilai. Pernyataan tersebut
menyangkut berbagai faktor seperti kemampuan belajar, prestasi kerja,
hubungan kerja, dan berbagai faktor lainnya yang biasanya menggambarkan
sikap dan perilaku yang bersangkutan. - Metode Evaluasi Lapangan
Pada metode ini, wakil ahli departemen personalia turun ke lapangan dan
membantu para penyelia dalam melakukan penilaian. - Tes dan Observasi
Bila jumlah pekerjaan terbatas, penilaian prestasi kerja biasa didasarkan pada
tes pengetahuan dan ketrampilan. - Metode Insiden Kritikal
Yaitu peristiwa tertentu yang terjadi dalam rangka pelaksanaan tugas seorang
pegawai yang menggambarkan perilaku pegawai yang bersangkutan, baik
yang sifatnya positif maupun negatif. - Skala Peringkat yang Dikaitkan Dengan Perilaku
Metode ini merupakan suatu cara penilaian prestasi kerja pegawai untuk satu
kurun waktu tertentu dimasa lalu dengan mengaitkan skala peringkat prestasi
kerja dengan perilaku tertentu. - Pendekatan-Pendekatan yang Bersifat Komparatif
Metode ini mengutamakan perbandingan prestasi kerja seorang pegawai
dengan pegawai lain yang menyelenggarakan kegiatan sejenis.
b. Penilaian prestasi kerja di masa depan
Metode-metode yang berorientasi pada masa depan terdiri dari: - Penilaian Diri Sendiri
Teknik evaluasi ini berguna bila tujuan evaluasi adalah tujuan untuk
melanjutkan pengembangan diri. - Manajemen Berdasarkan Sasaran
Pada pendekatan ini setiap pegawai dan penyelia secara bersama menetapkan
tujuan-tujuan dan sasaran pelaksanaan kerja di waktu yang akan datang. - Penilaian Psikologikal
Penilaian ini biasanya dilakukan oleh para psikolog, terutama untuk menilai
potensi pegawai pada waktu yang akan datang. - Pusat-Pusat Penilaian
Bentuk penilaian pegawai yang distandarisasikan dimana tergantung pada
berbagai tipe penilaian.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa teknik penilaian prestasi kerja menggunakan dua
macam teknik yaitu metode penilaian berorientasi pada masa lalu dan metode
yang berorientasi pada masa depan. Penilaian yang berorientasi pada masa lalu
berdasarkan seluruh kegiatan yang sudah dilakukan karyawan yang berhubungan
dengan perusahaan, baik hasilnya sangat bagus atau sangat buruk karena
semuanya adalah hasil dari proses yang dikerjakan sebelumnya, sedangkan
penilaian yang berorientasi pada masa depan dilakukan dengan menentukan
langkah seperti apa yang harus dilakukan selanjutnya guna mengembangkan
perusahaan, selain itu perusahaan juga herus mengembangkan kemampuan
karyawan untuk mendukung program perusahaan
