Proses Supervise


Melakukan kegiatan pengawasan diperlukan beberapa tahapan ataupun
langkah dari pengawasan tersebut, menurut Manullang (2009:30) mengatakan ada
beberapa proses pengawasan :

  1. Menetapkan alat pengukur (standard)
    Mengukur atau menilai pelaksanaan pekerjaan bawahan seorang pimpinan
    harus mempunyai standard dalam mengukur evaluasi kinerja bawahan. Alat
    penilaian itu harus ditetapkan terlebih dahulu sebelum bawahan
    melaksanakan pekerjaanya. Alat penilai standard bagi hasil pekerjaan pada
    umumnya terdapat baik rencana keseluruhan maupun pada rencana bagian,
    dengan kata lain, dalam rencana itulah pada umumnya terdapat standard bagi
    pelaksanaan pekerjaan.
  2. Mengadakan penilaian ( evaluasi )
    Melakukan sebuah proses pengawasan penilaian atau evaluasi sangat penting
    dalam proses pengawasan, dengan menilai atau mengevaluasi dimaksud dapat
    membandingkan hasil pekerjaan bawahan (actual result) dengan alat
    pengukur (standard) yang sudah ditentukan sebelumnnya.
  3. Mengadakan tindakan perbaikan (correctiveation)
    Melaksanakan tindakan perbaikan pertama-tama harus dianalisa apa
    penyebab terjadinya perbedaan, bila pimpinan sudah menetapkan dengan
    pasti sebab terjadinya penyimpangan barulah diambil tindakan perbaikan atau
    evaluasi.