Dimensi dan indikator yang terdapat dalam pengawasan kerja menurut
Sondang siagian (2014:35) terdapat tiga mekanisme yang positif mempengaruhi
kinerja, antara lain :
- Kontrol Masukan
Masukan kontrol melibatkan pengelolaan sumber daya organisasi. Sumber
daya ini mencakup material, keuangan dan sumber daya manusia. Mekanisme
masukan kontrol meliputi pencocokan kepentingan individu dengan kepentingan
utama perusahaan melalui penyaringan karyawan (selection) yang tepat dan
memastikan bahwa karyawan yang terbaik dan mempunyai kemampuan yang
tinggi itu yang dipilih, Seperti : Seleksi pada Materi yang diujikan, Objektivitas,
Pelatihan, Alat Bantu Suara, Alat Bantu Fasilitas. - Kontrol Perilaku
Kontrol perilaku adalah semua tindakan yang mengatur kegiatan bawahan.
Hal ini biasanya dimulai dari manajemen puncak dan kemudian
megimplementasikan ditingkat menengah dan manajemen yang paling terendah.
Fungsi dasar manajemen perilaku adalah untuk memastikan bawahan-bawahan
melakukan tugas sesuai dengan apa yang telah direncanakan perusahaan,
kemudian memantau kinerja dan melakukan tindakan evaluasi kinerja karyawan.
Tindakan korektif yang diambil dalam hal ini terjadi perbedaan antara kinerja
yang diinginkan atau kinerja aktual, dan umpan balik diberikan secara
berkelanjutan (Akdere dan Azvedo, 2010). Fokus utama kontrol perilaku ini
berbasis pada pencapaian peningkatan tujuan dengan asumsi bahwa manajer
memiliki sebuah tugas dan bawahan memiliki kemampuan untuk bertindak,
Seperti : Standar, Evaluasi, Perbandingan, Perbaikan. - Kontrol Pengeluaran
Kontrol pengeluaran adalah semua tentang pengaturan target bawahan untuk
mengikuti manajer. Dalam kontrol pengeluaran, manajer menetapkan hasil yang
diinginkan yang harus dicapai oleh karyawan mereka. Target tersebut pengeluaran
ini adalah semua cara tentang mengontrol sistem penghargaan dengan iuran
pegawai yang menguntungkan, Seperti : Target Kerja, Hadiah/ Bonus
