Pengertian Komitmen Karyawan


Sumber daya manusia adalah aset perusahaan yang harus dijaga dan dipelihara
agar karyawan yang berkualitas tetap berada diperusahaan, untuk mewujudkan hal
tersebut karyawan harus memiliki komitmen. Komitmen adalah sikap yang
mencerminkan sejauh mana seorang individu mengenal dan terikat pada
organisasinya. Karyawan yang berkomitmen dan berkualitas biasanya selalu dapat
diandalkan dan akan mencurahkan kemampuannya secara maksimal. Pengertian
komitmen karyawan menurut Steers dalam Kuntjoro (2002) adalah rasa
identifikasi, keterlibatan dan loyalitas yang dinyatakan oleh seorang pegawai
terhadap organisasinya. Komitmen karyawan merupakan kondisi dimana pegawai
sangat tertarik terhadap tujuan, nilai-nilai, dan sasaran organisasinya. Komitmen
terhadap organisasi artinya lebih dari sekedar keanggotaan formal, karena
meliputi sikap menyukai organisasi dan kesediaan untuk mengusahakan tingkat
upaya yang tinggi bagi kepentingan organisasi demi pencapaian tujuan. Menurut
Zurnali (2010), komitmen merupakan perasaan yang kuat dan erat dari seseorang
terhadap tujuan dan nilai suatu organisasi dalam hubungannya dengan peran
mereka terhadap upaya pencapaian tujuan dan nilai-nilai tersebut.
Berdasarkan pendapat para ahli di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa komitmen
karyawan adalah tingkatan di mana seorang karyawan mengidentifikasikan diri
dengan perusahaan dan tujuan-tujuannya dan merupakan salah satu sikap yang
merefleksikan perasaan suka atau tidak suka dari seorang karyawan terhadap
perusahaan tempat dia bekerja serta berkeinginan untuk memelihara
keanggotaannya dalam perusahaan, karena komitmen karyawan merupakan
dimensi perilaku penting yang dapat digunakan untuk menilai kecenderungan
pegawai, identifikasi dan keterlibatan seseorang yang relatif kuat terhadap
perusahaan serta bersedia berusaha keras bagi pencapaian tujuan organisasi.
Sementara itu, menurut Minner dalam Sopiah (2008) mengemukakan empat
faktor yang mempengaruhi komitmen karyawan antara lain :

  1. Faktor persona, misalnya usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pengalaman
    kerja, dan kepribadian.
  2. Karakteristik pekerjaan, misalnya lingkup jabatan, tantangan dalam
    pekerjaan, konflik peran, tingkat kesulitan dalam pekerjaan.
  3. Karakteristik struktur, misalnya besar kecilnya organisasi, bentuk organisasi,
    kehadiran serikat pekerjan, dan tingkat pengendalian yang dilakukan
    organisasi terhadap karyawan.
  4. Pengalaman kerja. Pengalaman kerja seorang karyawan sangat berpengaruh
    terhadap tingkat komitmen karyawan pada organisasi. Karyawan yang baru
    beberapa tahun bekerja dan karyawan yang sudah puluhan tahun bekerja
    dalam organisasi tentu memiliki tingkat komitmen yang berlainan.
    Jadi, faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen karyawan ada empat faktor
    diantaranya faktor personal, karakteristik jabatan, karakteristik struktur dan
    pengalaman kerja, sehingga dengan adanya faktor-faktor tersebut maka karyawan
    memiliki komitmen terhadap pekerjaan dan perusahaan dimana mereka bekerja