Terdapat beberapa indikator work engagement diantaranya (1):
a) Vigor (semangat)
Merupakan tenaga dan ketahanan mental yang kuat saat
bekerja, termasuk keberanian untuk berusaha maksimal dalam
menyelesaikan tugas, ketekunan menghadapi tantangan, serta
kemauan untuk memberikan usaha terbaik. Dengan kombinasi
tersebut, seseorang mampu terus maju meskipun menghadapi
kesulitan, sehingga hasil kerja yang optimal dapat tercapai secara
berkelanjutan.
b) Dedication (dedikasi)
Merupakan keterlibatan yang kuat dalam pekerjaan, dengan
perasaan bahwa pekerjaan itu berarti, penuh semangat, bangga,
terinspirasi, dan siap menghadapi tantangan. Hal ini membuat
karyawan merasa pekerjaannya penting dan merasa bangga terhadap
pekerjaannya, sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik
dengan penuh dedikasi.
c) Absorption (penyerapan)
Kondisi di mana karyawan sangat fokus pada pekerjaannya
hingga waktu terasa berjalan cepat dan mereka sulit untuk berhenti
atau melepaskan diri dari pekerjaan tersebut. Tingkat keterlibatan
yang tinggi ini membuat seseorang merasa sangat terhubung dengan
pekerjaannya, sehingga batas antara waktu kerja dan waktu istirahat
menjadi kabur
