Luthans (dalam Novita dkk 2016) mengungkapkan terdapat sejumlah indikator
kepuasan kerja, yaitu:
- Kepuasan Terhadap Pekerjaannya Sendiri
Setiap jenis pekerjaan yang dilaksanakan oleh seorang karyawan tentunya
akan menghasilkan motivasi dan prestasi kerja yang merupakan bagian dari
kepuasan kerja karyawan. Seorang karyawan akan merasa puas akan pekerjaan
yang dijalaninya apabila memenuhi hal berikut:
- Pekerjaan tersebut dianggap sebagai sesuatu yang penting dan memiliki
manfaat - Karyawan menyadari betul tugas dan tanggung jawabnya atas hasil dari
pekerjaan yang telah dilakukan. - Karyawan mampu memastikan bahwa hasil kerjanya tersebut mampu
mencapai nilai kepuasan.
- Kepuasan Terhadap Pemberian Gaji
Kepuasan terhadap pemberian gaji ini tidak hanya mencakup nominal
gaji yang didapatkan akan tetapi lebih kepada kepuasan seorang karyawan
pada kebijakan administrasi penggajian, adanya berbagagai macam tunjangan,
serta kepuasan terhadap tingkat kenaikan gaji. - Kepuasan Terhadap Promosi
Promosi merupakan salah satu jenis penghargaan yang mampu
memberikan kepuasan kerja pada karyawan. Promosi bisa dianggap sebagai
bentuk imbalan yang diberikan oleh perusahaan terhadap prestasi kerja yang
dihasilkan oleh karyawan tersebut. - Kepuasan Terhadap Atasan
Indikator lain yang memengaruhi kepuasan kerja karyawan adalah
kepuasan terhadap atasan. Kepuasan terhadap gaya kepemimpinan atasan ini
ternyata memberikan pengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Terdapat
berbagai macam tipe gaya kepemimpinan atasan yang memengaruhi kepuasan
kerja diantaranya atasan yang berorientasi terhadap kinerja karyawan dan
atasan yang mengutamakan partisipasi karyawannya. - Kepuasan Terhadap Rekan Kerja
Rekan kerja merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kepuasan
kerja karyawan. Komunikasi yang berjalan dengan baik antar sesama
karyawan mampu meningkatkan kepuasan kerja dalam diri seorang karyawan,
apalagi jika rekan kerjanya tersebut memiliki kesamaan dalam bersikap
sehingga akan menciptakan suasana kerja yang menyenangkan dan
membentuk tali persahabatan antar karyawan. Perasaan senang dan rasa
persahabatan yang timbul tersebut sangat berkaitan dengan kepuasan kerja
karyawan.
Menurut Gibson (dalam Marshellino, 2015) kepuasan kerja adalah sikap yang
dimiliki para karyawan mengenai berbagai aspek pekerjaannya. Kepuasan kerja dapat
diukur melalui lima dimensi penting, di antaranya : - Upah: upah yang diterima wakar/sesuai
- Pekerjaan : pekerjaan dianggap menantang, memberikan kesempatan untuk
berkembang - Promosi : adanya kesempatan untuk maju
- Penyelia : atasannya yang perhatian terhadap karyawannya.
- Rekan kerja : rekan kerja yang bersahabat dan dapat memberikan dukungan
