Mulyadi, (2015) mengemukakan lingkungan kerja organisasi adalah segala
sesuatu yang dapat memengaruhi kelangsungan, eksistensi, keberadaan, dan lain-lain
yang menyangkut organisasi baik dari dalam maupun dari luar. Sedangkan Manullang
dalam Agustina ika (2008), motivasi merupakan pekerjaan yang dilakukan oleh
seorang manajer memberikan inspirasi, semangat dan dorongan kepada orang lain.
Lingkungan kerja dan motivasi kerja sangat berhubungan erat. Lingkungan kerja
yang baik dapat memberikan dampak positif pada motivasi karyawan, sementara
lingkungan kerja yang buruk dapat menyebabkan penurunan motivasi dan kinerja
karyawan. Hal tersebut dapat terjadi sebab adanya lingkungan kerja yang memberikan
dukungan, penguatan positif, dan dorongan kepada karyawan akan meningkatkan
motivasi mereka. Lingkungan kerja yang memperhatikan keseimbangan kehidupan
kerja dan kepuasan pekerjaan dapat meningkatkan motivasi karyawan. Ketika
karyawan merasa puas dengan pekerjaan mereka dan merasa bahwa pekerjaan mereka
memiliki arti dan nilai, motivasi mereka untuk bekerja keras dan berkinerja tinggi
meningkat. Lingkungan kerja yang memberikan pengakuan dan penghargaan atas
prestasi dan kontribusi karyawan akan meningkatkan motivasi mereka. Lingkungan
kerja yang mendukung kolaborasi, komunikasi terbuka, dan dukungan tim dapat
memperkuat semangat dan motivasi kerja. Dengan begitu apabila lingkungan kerja
semakin baik, maka motivasi kerja karyawan akan semakin baik. Sebaliknya apabila
lingkungan kerja semakin buruk maka motivasi kerja akan semakin turun.
Penelitian Purnama, dkk (2020), & Sukaisih, dkk. (2022) yang dalam
penelitiannya mendapatkan hasil bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan
signifikan terhadap motivasi kerja karyawan
