Safaria dalam Sunyoto (2015), lingkungan kerja memiliki dua fungsi utama
yaitu:
- Sebagai proses integrasi internal, di mana para anggota organisasi dapat bersatu,
sehingga mereka akan mengerti bagaimana berinteraksi satu dengan yang lain.
Fungsi integrasi internal ini akan memberikan seseorang dan rekan kerja lainnya
identitas kolektif serta memberikan pedoman bagaimana seseorang dapat bekerja
sama secara efektif. - Sebagai proses adaptasi eksternal, di mana lingkungan kerja akan menentukan
bagaimana organisasi memenuhi berbagai tujuannya dan berhubungan dengan pihak
luar. Fungsi ini akan memberikan tingkat adaptasi organisasi dalam merespons
perubahan zaman, persaingan, inovasi, dan pelayanan terhadap konsumen.
Fungsi lingkungan kerja adalah menciptakan gairah kerja, sehingga produktivitas
dan prestasi kerja meningkat. Sementara itu, manfaat yang diperoleh karena bekerja
dengan orang-orang yang termotivasi adalah pekerjaan dapat diselesaikan dengan tepat
yang artinya pekerjaan diselesaikan sesuai standar yang benar dan dalam waktu yang
ditentukan. (Suwandi, 2017)
