Loyalitas Karyawan


Banyak perusahaan memandang karyawan sebagai aset perusahaan dan
kesetiaan karyawan menjadi sama pentingnya dengan masalah loyalitas pelanggan
dalam industri bisnis. Meskipun perusahaan telah berusaha untuk memberikan
dukungan atau peluang yang lebih baik kepada karyawan, mereka telah
menghadapi kesulitan dalam mempertahankan karyawan dalam organisasi
Loyalitas karyawan didefinisikan sebagai pengabdian seseorang atau perasaan
melekat pada objek tertentu . Loyalitas karyawan juga dapat didefinisikan
sebagai ikatan yang kuat yang mengikat seorang karyawan ke perusahaannya
bahkan ketika mungkin secara ekonomi tidak sehat baginya untuk tinggal di sana
Loyalitas dapat diartikan sebagai sikap positif pegawai terhadap sebuah
perusahaan tempat mereka bekerja. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
loyalitas berasal dari kata loyal, yang memiliki arti setia atau patuh. Artinya
loyalitas merupakan suatu sikap mentaati, melaksanakan, hingga mengamalkan
peraturan dan kewajiban perusahaan dengan penuh kesadaran serta dengan sikap
tanggung jawab yang dapat dibuktikan dengan sikap dan tingkah laku kerja yang
positif.
Dari berbagai pendapat dan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan
bahwa loyalitas karyawan adalah suatu bentuk kesetiaan, rasa tanggung jawab,
serta totalitas karyawan dalam bekerja yang dapat menciptakan nilai positif
terhadap perusahaan. Loyalitas karyawan juga cenderung dapat menunjang
kesuksesan jalannya perusahaan. Jika karyawan itu loyal terhadap perusahaan,
maka proses produktivitas perusahaan juga akan meningkat. Begitupun sebaliknya
jika karyawan pada perusahaan banyak yang tidak loyal atau sering melakukan
pergantian karyawan, maka produktivitas perusahaan juga akan terhambat karena
perusahaan akan sulit memberikan kepercayaan pekerjaan terhadap karyawan.
Loyalitas karyawan dalam bekerja pada perusahaan tidak dapat terbentuk
begitu saja, namun ada beberapa aspek-aspek yang dapat memengaruhinya
Indikator loyalitas karyawan terdiri dari:

  1. Ketaatan atau kepatuhan, yaitu kesanggupan seorang karyawan untuk
    berlaku dan menaati segala peraturan yang berlaku di organisasi, serta
    sanggup tidak melanggar larangan yang dibentuk, Ciri-ciri ketaatan ini
    adalah :
    a. Taat peraturan perundang-undagan yang ditentukan
    b. Menaati peraturan dan perintah yang ditetapkan oleh organisasi
    c. Menaati jam kerja
    d. Memberikan pelayan yang baik bagi klien
  2. Tanggung jawab, yaitu kesanggupan seorang karyawan untuk dapat
    menyelesaikan pekerjaan yang diserahkan kepadanya dengan sebaik-
    baiknya, tepat waktu serta sadar terkait tiap-tiap resiko dalam
    pelaksanaan tugasnya akan memberikan arti keberanian, kesadaran
    dan tanggung jawab dengan resiko segala pekerjaan yang telah
    dikejakan. Ciri-cirinya adalah:
    a. Dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawab dengan baik dan
    tepat waktu
    b. Mengutamakan kepentingan organisasi daripada kepentingan
    pribadi ketika sedang dalam jam kerja
    c. Tidak berusaha melimpahkan kesalahan kepada orang lain
  3. Pengabdian, yaitu sumbangan pemikiran dan tenaga secara ikhlas bagi
    organisasi
  4. Hubungan antar pribadi, karyawan dengan loyalitas kerja yang tinggi
    akan cenderung mempunyai sikap yang fleksibel ke arah hubungan
    antar pribadi. Hubungan antar pribadi yang dimaksud adalah meliputi
    hubungan yang harmonis antar atasan dan karyawan, hubungan sosial
    antar sesama karyawan, serta situasi kerja dan sugesti dari lingkungan
    kerjanya