Menurut Agoes & Ardana (2014, 87-88) Ada hal penting yang harus
dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan berdasarkan pendekatan
pemangku kepentingan (Stakeholder) yaitu:
- Melakukan semua identifikasi pemangku kepentingan, baik yang berisfat
potensial ataupun yang nyata. - Mencari tahu kepentingan (Interest) dan kekuasaan (Power) setiap golongan
pemangku kepentingan. - Mencari tahu apakah ada koalisi kekuasaan dan kepentingan
Keputusan diambil berdasarkan tiga pertimbangan yaitu: - Pihak yang menerima manfaat paling besar dari keputusan ialah pemangku
kepentingan. - Dampak dari kerugian yang ditimbulkan (jika ada) hanya dirasakan pengaruh
sedikit mungkin dari pemangku kepentingan. - Kepentingan dan kekuasaan kelompok pemangku kepentingan yang dominan
tidak bertabrakan oleh keputusan yang diambil perusahaan.
Dengan demikian, stakeholder memeggang peranan penting dalam
menentukan kesuksesan perusahaan. Tujuan utamanya adalah membantu manajer
perusahaan untuk mengerti lingkungan stakeholder mereka dan melakukan
pengelolaan dengan lebih efektif diantara keberadaan hubungan-hubungan
dilingkungan perusahaan mereka serta menolong manajer perusahaan dalam
meningkatkan nilai dari dampak aktivitas-aktivitas mereka dan meminimalkan
kerugian bagi stakeholdernya
