Pengambilan Keputusan Menurut Teori Stakeholder


Menurut Agoes & Ardana (2014, 87-88) Ada hal penting yang harus
dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan berdasarkan pendekatan
pemangku kepentingan (Stakeholder) yaitu:

  1. Melakukan semua identifikasi pemangku kepentingan, baik yang berisfat
    potensial ataupun yang nyata.
  2. Mencari tahu kepentingan (Interest) dan kekuasaan (Power) setiap golongan
    pemangku kepentingan.
  3. Mencari tahu apakah ada koalisi kekuasaan dan kepentingan
    Keputusan diambil berdasarkan tiga pertimbangan yaitu:
  4. Pihak yang menerima manfaat paling besar dari keputusan ialah pemangku
    kepentingan.
  5. Dampak dari kerugian yang ditimbulkan (jika ada) hanya dirasakan pengaruh
    sedikit mungkin dari pemangku kepentingan.
  6. Kepentingan dan kekuasaan kelompok pemangku kepentingan yang dominan
    tidak bertabrakan oleh keputusan yang diambil perusahaan.
    Dengan demikian, stakeholder memeggang peranan penting dalam
    menentukan kesuksesan perusahaan. Tujuan utamanya adalah membantu manajer
    perusahaan untuk mengerti lingkungan stakeholder mereka dan melakukan
    pengelolaan dengan lebih efektif diantara keberadaan hubungan-hubungan
    dilingkungan perusahaan mereka serta menolong manajer perusahaan dalam
    meningkatkan nilai dari dampak aktivitas-aktivitas mereka dan meminimalkan
    kerugian bagi stakeholdernya