Budaya organisasi merupakan sekumpulan makna
yang dipahami bersama oleh anggota organisasi dan berfungsi
untuk membedakannya dari organisasi lainnya (51). Green
Organizational Culture merupakan kumpulan nilai, simbol,
asumsi, dan benda-benda organisasi yang menggambarkan
komitmen atau niat untuk mewujudkan organisasi yang peduli
terhadap lingkungan (28). Green Organizational Culture
melibatkan simbol, stereotip sosial, serta nilai-nilai yang dianut
bersama, keyakinan akan nilai dan norma terkait pengelolaan
lingkungan membantu membentuk perilaku yang dianggap
standar dan diharapkan dari setiap anggota organisasi (52).
Tingginya penerapan Green Organizational Culture membuka
banyak peluang bisnis bagi perusahaan. Dengan langkah
proaktif, perusahaan dapat meningkatkan kualitas produk
mereka serta mematuhi regulasi lingkungan (52). Green
Organizational Culture bertujuan untuk menciptakan
organisasi yang berkelanjutan dengan menciptakan organisasi
yang berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan mencakup
upaya untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan
kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi
kebutuhannya. Dalam konteks ini, Green Organizational
Culture berperan sebagai panduan dalam menciptakan strategi
dan kebijakan yang memperhatikan keseimbangan antara
pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan pelestarian
lingkungan
