Terdapat enam Indikator Green Human Resources
Management (50). Adapun Indikator tersebut sebagai berikut:
- Perencanaan Ketenagakerjaan: Ini mencakup penetapan
tujuan-tujuan ekologis dalam perencanaan kebutuhan tenaga
kerja perusahaan, termasuk dalam hal keberlanjutan
lingkungan. - Rekrutmen: Mengintegrasikan tujuan-tujuan ekologis dalam
proses perekrutan, seperti mempertimbangkan kesesuaian calon
karyawan dengan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan
perusahaan. - Seleksi: Melakukan pemilihan karyawan dengan
mempertimbangkan kesadaran dan komitmen terhadap praktik-
praktik berkelanjutan, serta kemampuan untuk berkontribusi
pada tujuan-tujuan ekologis perusahaan. - Motivasi Karyawan: Mendorong dan memotivasi karyawan
untuk berpartisipasi dalam inisiatif-inisiatif berkelanjutan, serta
memberikan penghargaan atau insentif bagi mereka yang
berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. - Pengembangan Karyawan: Mengintegrasikan aspek-aspek
keberlanjutan lingkungan dalam program pengembangan
karyawan, seperti pelatihan tentang praktik-praktik ramah
lingkungan atau pengembangan keterampilan yang mendukung
tujuan-tujuan ekologis. - Evaluasi Kinerja: Menilai dampak aktivitas-aktivitas SDM
terhadap lingkungan dan mempengaruhi kondisi kerja untuk
mendukung praktik-praktik berkelanjutan, seperti pengurangan
limbah atau penggunaan sumber daya yang lebih efisien
